Kades dan Dusun Panaikang Ditetapkan Tersangka Pembangunan Kota Idaman di Gowa

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA –Polres Gowa menetapkan Kepala Desa Panaikang, IG jadi tersangka pembangunan Kota Idaman di Kecamatan Pattallassang, Gowa, Jumat (26/4/2019).

IG ditersangkakan atas dugaan pemalsuan, penipuan, dan penggelapan dokumen pembangunan Kota Idaman sejak 2015 lalu.

Tak hanya Ismail, kepala Dusun Jenetallasa, Desa Panaikang SDL pun ditangkap. Ia juga diduga terlibat atas kasus pemalsuan dokumen ini.

Wakapolres Gowa, Kompol Muh. Fajri Mustafa mengatakan, keduanya bakal diganjar enam tahun penjara. Sebab, setelah didalami mereka benar terlibat dalam perkara pembangunan Kota Idaman di Kabupaten Gowa ini.

Adapun pasal yang menjerat keduanya yakni Pasal 263 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP jo Pasal 56 KUHP.

“Mereka adalah IG (43) seorang kepala desa dan SDL (46) seorang staf desa. Keduanya warga Desa Panaikang, Kecamatan Pattallassang,” sebutnya saat rilis di Mako Polres Gowa, Jumat, 26 April.

Kompol Muh Fajri pun menerangkan, pemalsuan yang dilakukan kedua tersangka adalah dengan membuat Ipeda atau rinci palsu atas nama beberapa penggarap dan melengkapi dengan dokumen lainnya yang memuat keterangan palsu dalam surat keterangan dan surat pernyataan peralihan hak atas tanah.

Tak hanya itu. Tersangka juga memasukkan klausul (ketentuan tersendiri) seolah-olah tanah yang ditransaksikan dalam Surat Pernyataan Peralihan Hak Atas Tanah tahun 2011 dan tahun 2015 itu, tidak dimiliki oleh pihak lain. Padahal bagian tanah itu adalah milik PTPN XIV.

“Jadi, penipuannya dilakukan dengan cara menjanjikan para pembeli lahan yang akan dibangun Kota Idaman dapat memiliki dan menguasai lahan tersebut pasca pembelian. Dapat SHM. Ternyata tidak bisa,” bebernya. (sua)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...