Membuka Ruang Kota Melalui Ekspresi dan Interaksi Seni Media

Jumat, 26 April 2019 - 15:12 WIB
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perkembangan seni media di Indonesia membuat banyak munculnya seniman maupun komunitas seni berbasis seni media. Walaupun dengan banyak keterbatasan, banyak kegiatan atau karya yang telah dihasilkan oleh seniman maupun komunitas seni media.
Mereka tidak ragu untuk mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran untuk menghasilkan sebuah karya yang berkualitas dan kemudian setelahnya akan di pamerkan di ruang-ruang pamer seperti galeri, art space, auditorium, taman budaya, dsb.
Perlu disadari bahwa, tidak semua masyarakat akrab atau memiliki akses terhadap ruang dan gedung tersebut.
Hal ini jelas berpengaruh pada tingkat apresiasi masyarakat terhadap karya seni.
Oleh sebab itu, karya-karya seni ini perlu dibawa ke ruang publik. Semakin mudah jangkauan ruang yang digunakan, semakin banyak potensi untuk masyarakat dapat mengapresiasi sebuah karya. Ruang publik menjadi salah satu media bagi sosialisasi dan juga sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat.
Melalui ruang publik penyebaran informasi mengenai apa itu seni media menjadi mudah karena masyarakat secara langsung dapat berinteraksi dengan seni media itu sendiri. Memberikan informasi yang bernilai kultural, modern, dan edukatif menjadi tujuan dari kegiatan ini. Dengan adanya ruang publik sebagai wadah dalam berekspresi diharapkan semakin membuka rasa keingintahuan masyarakat akan seni media, khususnya di Indonesia.
Berpedoman dari penjelasan diatas dan kesuksesan kegiatan pada tahun sebelumnya maka pada tahun anggaran 2019, Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengadakan kegiatan” Pendukungan ekspresi seni media di ruang publik. Kali ini bekerjasama dengan Yayasan Kesenian Prolog (Prolog Art Building), Makassar, akan menggelar pertunjukan intermedia dengan tema:
IMPROVE THE CITY (Improve : Membesut – City: Kota yang dilakukan tanggal 30 April 2019 Pukul 19.00 WITA di Benteng Rotterdam Makassar, Selawesi Selatan.
Diawali acara ‘Artist Talk’ pukul 16.00. Pada kesempatan akan ditampilkan karya-karya dari praktisi dan seniman seni media, yaitu:
Myth, Fami Redwan, Juang Manyala, MuhfirAlena, Wisnu Cahyadi, ACDP, Bombo, Hendra Paola, Abdi Karya, Kala Teater, dqn Nara Lab Seperti apa nasib kota di masa depan?
Tentunya ini menjadi tanggung jawab bersama. setidaknya peran seniman menjadi salah satu tumpuan terpenting. Kenapa begitu, karena bagaimananpun peradaban kota tidak bisa lepas dari nilai-nilai estetis di dalamnya. Baik dalam hal-hal yang filosofis, maupun terkait budayanya.
Seniman semestinya tidak mengabaikan kota yang melahirkan dirinya. meski di antara mereka masih selalu dihinggapi beragam apologia dalam prosesnya berkarya. Seniman harus selalu mampu hadir menyikapi keadaan kota melalui karya-karyanya. Dengan begitu, takdir sebuah kota tidak akan berhenti begitu saja.
Selama satu dekade telah banyak bermunculan komunitas-komunitas seni dan perkumpulan pelaku kreatif di Makassar. Baik yang fokus bersastra, seni rupa, teater, musik, film, dan lainnya. Namun apa arti semua itu, jika program-program kreatif belum menyentuh bahkan sangat jauh dengan aktivitas pendokumentasian riwayat kota secara serius.
Improve the city, sebuah pertunjukan seni kolaborasi lintas media: tari, teater, visual art, dan bunyi. Para seniman ini akan mengangkat isu tentang kota, dan mengekpresikan karyanya di ruang publik. Improve the city berupaya mendokumentasikan perkembangan atau riwayat kota secara serius dan metodis.
Direktur Kesenian, Restu Gunawan berharap dengan inisiasi dan fasilitasi kegiatan ini kiranya dapat memberikan kesempatan kepada seniman seni media untuk berekspresi dan berkreasi sekaligus memberikan hiburan yang sehat, edukatif, dan bernilai kultural kepada masyarakat.
“Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyosialisasikan dan meningkatkan apresiasi terhadap karya seni media dengan berbagai ekpresinya untuk kalangan generasi muda dan masyarakat luas,” ujarnya. (rls-ilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.