Upaya Kesejahteraan Lansia Disosialisasikan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU— Permasalahan lanjut usia dewasa ini semakin kompleks sehingga memerlukan penanganan yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota. Upaya itu disosialisasikan langsung Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia, di Mamuju, Jumat (26/04/2019).

Kepala Balai Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Gau Mabaji”, Syam Waryani,mengatakan, saat ini ada perubahan nama dan fungsi, yang semula bernama Panti Sosial Tresna Werda menjadi Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia perlu dikomunikasikan kepada stake holder dan masyarakat luas.

“Bahwa perubahan tersebut tidak lepas dari realisasi amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang tertuang dalam lampiran Pembagian Urusan Pemerintah Bidang Sosial,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Kata dia, tersurat bahwa penangan lanjut usia yang memerlukan rehabilitasi panti menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, sedangkan pemerintah kabupaten/kota bertanggung jawab dalam penanganan dasar lanjut usia yang tidak memerlukan rehabilitasi sosial melalui panti.

Kementerian Sosial tidak dibenarkan lagi melaksanakan fungsi rehabilitasi melalui panti yang merupakan tanggung jawab dari pemerintah daerah. Pelayanan Balai Rehabilitasi Sosial beralih dari pelayanan dasar menjadi pelayanan Advanced atau pelayanan lanjutan.

Panti sosial yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah melaksanakan fungsi rehabilitasi sosial dasar dengan standar pelayanan minimal (SPM). Sedangkan Balai bertindak sebagai Pusat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia yang melaksanakan rehabilitasi sosial tingkat lanjut (advanced). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapabilitasi sosial dan tanggung jawab sosial lanjut usia. (sal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...