Mengenal Penyakit Kawasaki yang Jarang Diketahui

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pada umumnya penyakit jantung pada anak sudah tak asing di telinga masyarakat awam. Tapi tidak banyak masyarakat yang tahu tentang penyakit kawasaki.

Penyakit kawasaki merupakan salah satu penyakit jantung pada anak, seperti peradangan pembuluh darah (vaskulitis) yang memasok darah ke jantung; peradangan otot jantung (miokarditis); dan masalah katup jantung.

DR. dr. NaJib Advani, Sp.A(K), M.Med (Paed), Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung menjelaskan penyakit kawasaki adalah penyakit yang ditandai dengan peradangan pada pembuluh darah pada tubuh, termasuk pembuluh darah koroner pada jantung

“Penyakit ini umumnya terjadi pada anak usia di bawah 5 tahun,” kata dr. Najib pada seminar kesehatan “Mengenal Penyakit Kawasaki” di Rumah Sakit Omni Hospital Alam Sutra, Banten, Sabtu (27/4).

Penyakit jantung paling sering dijumpai di negara maju. Di Jepang sudah ada 200.000 kasus. Di Asia terutama Jepang dan Korea terjadi 50-100 kasus pertahun per 100.000 anak balita. Perbandingan antara anak laki-laki dan perempuan yakni 1,5 : 1. Kasus penyakit jantung ini banyak dialami pasien usia di bawah 4 tahun (80%). Kasus ini jarang terjadi pada anak usia di bawah 3 bulan atau diatas 8 tahun.

Di Indonesia diperkirakan angka kejadian penyakit kawasaki adalah 5000 kasus per tahun dan yang terdiagnosis baru 150 – 200 kaws per tahun.

“Di Indonesia populasi 220.000.000 11% nya balita atau 24.200.000. Perkiraan kasus atas dasar perhitungan, 5.000 anak kena kawasaki tiap tahun dan 20% mengalami kerusakan koroner atau 1.000 per tahun,” jelas dr. Najib.

Melihat banyaknya penyakit kawasaki yang belum terdiagnosis, penting bagi orangtua untuk mengenali gejala penyakit ini sebab jika tidak ditangani dengan benar, penderita Penyakit Kawasaki dapat mengalami kerusakan jantung permanen.

“Dengan diagnosis, penanganan, dan pengobatan yang efektif, kerusakan jantung dapat dihindari,” kata dr. Najib yang juga ahli menangani penyakit kawasaki.

Sayangnya, sampai saat ini penyebab penyakit kawasaki belum diketahui secara pasti sehingga diagnosis yang benar hanya bisa ditegakkan berdasarkan gejala fisik yang muncul serta pengalaman dokter yang memeriksa.

“Sudah banyak riset yang dilakukan tapi belum ditemukan penyebabnya. Tetapi teorinya suatu virus yang masuk ke saluran napas kemudian memicu respon imun. Selain itu masih banyak hipotesis,” jelas dr. Najib.

Namun demikian, para ahli mengatakan bahwa penyakit ini tidak menuIar, baik melalui pernafasan, sentuhan, dan Iain sebagainya.

Kawasaki Center OMNI Hospitals merupakan pusat rujukan untuk kasus penyakit kawasaki. Dipimpin oleh DR. dr. Najib Advani, Sp.A(K), M.Med (Paed), Dokter Spesialis Anak Konsultan Jantung yang ahli dan berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam menangani penyakit kawasaki mulai dari penegakan diagnosis sampai pengobatan yang tepat.

Kawasaki Center OMNI Hospital juga didukung oleh fasilitas dan tenaga medis yang berpengalaman dalam menangani penyakit kawasaki.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment