Sampah Plastik Pesta Demokrasi

Sabtu, 27 April 2019 07:49

Oleh: Andi Iqbal Burhanuddin (Dosen Ilmu Kelautan Unhas)Rakyat Indonesia baru saja melaksanakan perhelatan akbar berupa pesta demokrasi.Masyarakat berbondong-bondong melakukan kewajiban sebagai warga negara memberikan hak suaranya untuk memilih presiden, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, serta anggota DPR dari pusat sampai tingkat kabupaten/kota secara serempak dengan harapan mereka yang terpilih akan mengantar bangsa Indonesia menuju kesatuan yang bermartabat, adil, maju dan sejahtera.Bahaya APKBaliho, banner dan spanduk sebagai Alat Peraga Kampanye (APK) yang terbuat dari plastik. Baru-baru ini menjadi salah satu sorotan di masa masa kampanye usai. Di beberapa tempat khususnnya di kota-kota besar, APK yang terhiasi senyum manis para caleg telah dibersihkan oleh petugas. Sehari setelah masa tenang. Meskipun di pelosok-plosok hingga hari ini masih terpampang di berbagai tempat.Pertanyaannya, akan dikemanakan dan dijadikan apa sampah-sampah yang terbuat dari plastic hasil kampanye tersebut yang jumlahnya cukup besar. Menurut laporan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bahwa petugasnya telah menertibkan 195.669 APK di enam kabupaten/kota di DKI Jakarta (era.id). Sebuah laporan di salah satu media nasional menyebut bahwa berdasarkan hasil hitungannya rata-rata berat baliho per meternya mencapai 340 gram.Artinya, jika angka-angka tersebut dikalikan dengan jumlah APK yang sudah terdata sebanyak 195.669 buah, maka beratnya kira-kira mencapai kurang lebih 1.182 ton. Suatu angka jumlah sampah plastik yang fantastik hanya untuk DKI saja.

Bagikan berita ini:
5
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar