Danny Pomanto Pamitan di Hadapan Ribuan Santri Makassar

0 Komentar

Fajar.co.id, Makassar — Wali Kota Makassar, Moch Ramdhan Pomanto, membuka Wisuda Santri Daerah XXII LPPTKA BKPRMI Kota Makassar yang dilaksanakan di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh, Minggu, 28 April 2019.

Di hadapan 1.280 santri yang akan diwisuda dari 14 kecamatan se-Makassar dan orangtua, Danny, sapaannya, memberi selamat sekaligus berpamitan.

“Masa jabatan saya sisa 10 hari. Cinta saya untuk Makassar tidak akan berhenti meski jabatan berakhir. Setiap pemimpin ada masanya. Selamat kepada wisudawan. Selamat memasuki Ramadan. Mohon pamit,“ ujar alumni Teknik Unhas ini yang disambut applaus ribuan undangan yang hadir.

Dalam kesempatan itu, Danny juga menyampaikan pesan kepada para orang tua santri yang hadir. Menurut dia, tantangan di masa depan dan keterbukaan informasi membuat orang tua harus menanamkan tauhid, agama, dan akhlakul karimah. Keteladanan orang tua,tegasnya, merupakan hal penting bagi anak-anak untuk selamat dunia akhirat.

Kata Danny, keberhasilan anak tak lepas dari peran orang tua yang menanamkan akhlakul karimah dan hal-hal positif.
“Selamat kepada orangtua, anak-anaklah yang akan mendoakan kita saat kita terbaring di kubur kelak. Anak-anak yang akan mengirimkan doanya. Anak adalah investasi dan masa depan. Jangan sia-siakan anak kita,” ujar Danny.

Dalam kesempatan itu, BKPRMI Kota Makassar mengumumkan santri terbaik, TPA dan POS (Persatuan Orang Tua Santri) Terbaik. Santri terbaik diraih Dhiyaurrifqi El Jasary dari TPA Nurul Islam Tamalanrea dengan nilai tertinggi 99,9. El Jasary hafal jus 30 sejak usia 6 tahun dan selalu meraih peringkat satu di sekolahnya.

Ada pun TPA terbaik diraih Khaerul ‘Anam Manggala dengan nilai 72,67. Sementara, TPA Al Munawwarah Tallo meloloskan 4 santri dari 10 santri terbaiknya. POS terfavorit adalah TPA An Munawwarah Tallo 71,44.

Ketua BKPRMI Kota Makassar, Muzakkir Ali Djamil, mengatakan, kualitas munaqasah semakin baik. “Masih ada ide dan program yang belum tuntas tetapi apa yang dilakukan selama ini akan bernilai pahala. Akan ada figur-figur baru yang akan memimpin ke depan yang layak memimpin BKPRMI,” ujar Muzakkir yang akan segera berakhir masa jabatannya sebagai ketua.

Menurutnya, tahun ini insentif guru mengaji mengalokasikan 3,5 miliar untuk 3.500 guru mengaji. Ada pihak yang tidak layak diberikan insentif, untuk itu pihaknya akan investigasi calon penerima. Dia pun meminta dukungan semua pihak untuk menyelidiki guru mengaji yang dapat menerima insentif.

Dia juga mengapresiasi Persatuan Orangtua Siswa (POS) di tiap TPA. “Kembangkan POS, jangan tinggalkan POS, “ ujar Mudzakkir yang sudah sembilan tahun memimpin BKPRMI Makassar ini. (nin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...