Joged Bareng Tari Semarangan Bakal Masuk MURI, Catat Tanggalnya!

Minggu, 28 April 2019 - 06:31 WIB

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang telah mempersiapkan berbagai agenda menarik untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-472 Kota Semarang. Salah satunya agenda unik yang belum pernah diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Semarang sebelumnya.

Agenda yang akan dilakukan tepat pada hari ulang tahun, Kamis (2/5) mendatang itu, diperkirakan akan menyedot animo masyarakat, yakni Joged Bareng Tari Semarangan yang akan dicatatkan di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai joged bareng Tari Semarangan dengan peserta terbanyak, yakni mencapai 14.000 penari.

Selain Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN, kegiatan ini juga akan melibatkan berbagai pihak seperti pelajar, TNI, Polri, swasta, perbankan, sosialita, organisasi masyarakat dan masyarakat umum. Seluruh peserta pun akan menari bersama di sepanjang Jalan Pemuda dengan Tari Semarangan diiringi musik Goyang Semarangan.

Kegiatan diawali dengan Upacara Peringatan HUT dan dilanjutkan dengan lomba Tari Semarang Hebat, lalu ditutup dengan Joged Bareng. Para peserta upacara, lomba joged, dan joged bareng Semarangan pun diwajibkan mengenakan baju Semarangan lengkap.

Untuk yang perempuan mengenakan baju encim warna putih dengan bawahan Kain Batik Semarangan berselendang merah. Sedangkan laki-laki diwajibkan mengenakan baju koko warna putih dengan bawahan celana hitam dililit kain batik Semarangan dan selendang merah.

Sementara kostum Lomba Tari Semarang Hebat, untuk peserta perempuan mengenakan baju encim warna merah bawahan kain Semarangan selendang merah. Sedangkan kostum laki-laki menggunakan baju koko warna merah celana merah dililit kain Batik Semarangan dan memakai iket.

Guna kelancaran acara dan arus lalu lintas, Pemerintah Kota Semarang akan melakukan penutupan jalan total di sepanjang Jalan Pemuda mulai dari Lawang Sewu sampai depan Paragon Mall, pada saat gladi bersih, Selasa (30/4) dan pada puncak acara, Kamis (2/5) mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

Kabag Humas dan Protokol, Wing Wiyarso mengatakan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang mengendarai kendaraan untuk menghindari Jalan Pemuda sementara waktu pada hari dan jam tersebut.

“Khusus bagi pengendara dari arah Johar yang akan menuju Tugu Muda akan dialihkan melalui Jalan MH Thamrin, untuk selanjutnya melalui Jalan Pandanaran,” katanya, Jumat (26/4).

Sementara bagi warga masyarakat maupun peserta kegiatan, dia mengatakan, pihak Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan telah menyediakan kantong-kantong parkir di sejumlah lokasi. Seperti di jalan Batan Miroto, basement Pasar Bulu, Udinus, wisma perdamaian, DP Mall dan kantor pemerintahan terdekat.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, bahwa HUT Kota Semarang adalah milik bersama, maka dari itu pihaknya melibatkan warga masyarakat dalam perayaan ini.

“Berbagai agenda yang kami persiapkan adalah dari, oleh, dan untuk warga masyarakat, sama halnya joged bareng Tari Semarangan yang harapannya dapat menjalin persatuan dan kesatuan, serta memperkenalkan kesenian lokal Kota Semarang kepada warga masyarakat, khususnya yang ada di luar Kota Semarang,” ujarnya.

Bahkan, Hendi, sapaan akrabnya menuturkan Joged Semarangan seperti ini akan menjadi agenda rutin tahunan saat perayaan hari ulang tahun Kota Semarang.

Agenda lain yang juga diperkirakan akan menyedot animo masyarakat adalah kegiatan Semarang Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang rencananya akan diselenggarakan pada Jumat (3/5) malam di Halaman Balaikota

Ribuan syecher mania diperkirakan memadati venue sebagaimana beberapa kali acara ini digelar. Hendi berharap kegiatan doa dan sholawat ini akan semakin memberikan iklim sejuk dan kondusif bagi Kota Semarang ke depannya. (SEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.