Liga 1 2019 Tanpa Subsidi

Minggu, 28 April 2019 - 20:59 WIB
LATIHAN. penggawa PSM melakukan latihan di Stadion PTIK, Jakarta beberapa waktu lalu. (DOK:OFISIAL PSM)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PT Liga Indoneisa Baru (LIB) yang dikendalikan direksi baru, punya cara sendiri mengatur keuangan dalam menjalankan kompetisi utamanya Liga 1. Jika musim sebelumnya PT LIB memberi subsidi Rp7,5 miliar, musim ini tidak ada lagi namanya subsidi.

Rinciannya subsidi ini diberikan operator kepada klub untuk membatu beberapa program yang diwajibkan PSSI. Seperti pengembangan usia muda. Tim Liga 1 wajib memiliki tim U-16 dan U-19 yang diikutkan dalam kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U-16 dan U-19.

Sementara itu, musim ini klub Liga 1 juga kembali diwajibkan memiliki tiga tim junior. Yaitu U-16, U-18, dan U-20. Namun tidak ada lagi jaminan subsidi seperti yang sebelum-sebelumnya. Bantuan dana dari LIB tetap ada tapi hitungannya berbeda dari musim sebelumnya.

“Itu tepatnya bantuan kontribusi komersial yah bukan subsidi,” kata Manager Kompetisi PT LIB, Asep Saputra.

Hanya saja, terkait hal ini Asep enggan merinci lebih detail. Pasalnya masih dalam pembahasan dengan klub. Belum final.

Disisi lain, CEO PSM, Munafri Arifuddin menyebut bahwa dana kontribusi yang diterima klub musim ini jumlahnya lebih sedikit dari musim lalu. “Subsidi sudah dibicarakan tapi belum final,” kata Appi sapaan Munafri.

Appi berharap hal ini bisa cepat dipastikan sebab selain Liga 1 sebentar lagi dimulai. Tunggakan-tunggakan musim sebelumnya juga belum jelas kapan dilunasi. Hal yang tidak boleh terulang lagi musim ini.

Baca Juga: Memalukan! Minions Kalah 18-21, 3-21 dari Ganda Jepang

“Inilah yang menurut saya karut marut yang harus cepat diselesaikan. Makanya saya dari awal ayolah kita cepat kongres. Tapi bagaimana induknya tidak memberikan kepastian. Liga dijalankan seperti ini,” harapnya.

Hal yang berbeda diungkapkan Manager Bhayangkara FC, Sumardji. Ia bahkan mengusulkan subsidi yang lebih besar dari musim sebelumnya. “Seharusnya setiap klub bisa mendapat subsidi Rp10 miliar. Karena musim ini klub wajib memiliki empat tim,” paparnya. (tam)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.