Waspada, Tren Penyakit Jantung Bergeser ke Usia Muda

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi (12.9%) di Indonesia bersama dengan stroke dan hipertensi. Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda yaitu 25-29 tahun.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan, dr. Johan Winata SpJP(K) FIHA menjelaskan bahwa tren penyakit mengalami pergeseran. Jika dulu di tahun 1990an kematian tertinggi disebabkan kanker, sekarang justru penyakit kardiovaskular (stroke dan jantung koroner) menempati urutan pertama penyebab kematian di seluruh dunia.

“Bukan hanya di Indonesia tapi penyebab kematian nomor 1 di dunia. Ini trennya semakin tahun angkanya semakin tinggi,” kata dr. Johan pada peluncuran Nestlé Acticor di Senayan, Jakarta, Minggu (28/4).

Bahkan, lanjut dr. Johan penderita penyakit kardiovaskular ini tidah lagi menjadi penyakit orang tua (usia 40 ke atas) tapi juga bergeser ke usia yang lebih muda, bahkan porsinya cukup besar.

“Semakin tahun penderita penyakit kardiovaskular ini usianya semakin muda. Survei kesehatan rumah tangga menunjukan bahwa dulunya pertama kali orang memeriksakan kesehatan jantung usia 40 tahun, sekarang mulai usia 20-30 tahun. Porsinya cukup besar. Data BPJS menunjukkan bahwa serangan jantung 20 persen di bawah usia 30 tahun,” jelas dr. Johan.

Lebih lanjut dr. Johan menjelaskan beberapa faktor utama penyebab tingginya penyakit jantung di Indonesia adalah gaya hidup tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik atau olahraga (33.5%), serta rendahnya konsumsi buah dan sayur (955%).

Selain itu tingginya tingkat stres di kalangan usia 50an juga turut meningkatkan risiko penyakit jantung serta merokok.

Penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi serat pangan sebanyak 7 gram sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 9%.

“Olehnya itu untuk menjaga kesehatan jantung, disarankan untuk memperbanyak konsumsi serat mengurangi asupan lemak jenuh & trans-fat dan beraktivitas fisik secara rutin serta hindari rokok,” pungkasnya.

Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi minuman penurun kolesterol dalam darah. Nestlé Acticor merupakan minuman mengandung susu serta beta glucan dari oats dan inulin yang berasal dari chicory yang dapat membantu menurunkan kolesterol.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...