Banjir Enrekang Mulai Surut, BPBD: Tak Ada Korban Jiwa, Puluhan Sapi Hanyut

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, ENREKANG–Banjir yang melanda Kota Enrekang mulai surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang mencatat sementara tak ada korban jiwa.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang, Lukman Dering mengatakan, banjir di wilayah Enrekang diakibatkan meluapnya Sungai Saddang dan Sungai Mata Allo. Ini membuat sejumlah rumah terendam di Kecamatan Enrekang dan Kecamatan Cendana.

“Sementara tak ada korban jiwa. Air juga mulai surut. Genangan tinggi sisa di Jalan Galung Melati dan bagian belakang Pasar Sentral. Hanya ada ternak warga hilang, diperkirakan sekitar 50 ekor sapi terbawa arus banjir,” ungkapnya.

Baca Juga: Banjir Enrekang: Sekolah Diliburkan, Pasar Sentral Tutup, dan Jembatan Putus

Kata Lukman, sejak dini hari pihaknya sudah menerjunkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC). Sejumlah warga terutama di pinggiran area Sungai Saddang sudah dievakuasi ke tempat aman. Pihaknya juga sudah kordinasi dengan Dinas Sosial setempat untuk tenda darurat bencana dan dapur umum.

“Aktivitas masyarakat memang sempat lumpuh. Namun sudah mulai berangsur normal,” tandasnya. (fik)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...