Banjir Enrekang: Sekolah Diliburkan, Pasar Sentral Tutup, dan Jembatan Putus

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, ENREKANG–Banjir yang mengepung Enrekang sejak dini hari tadi belum surut. Imbasnya sejumlah fasilitas publik ditutup.

Wilayah terdampak besar salah satunya di Pasar Sentral Enrekang. Para pedagang sibuk menyelamatkan barang dagangan sejak pagi. Tak ada aktivitas jual beli seperti biasa.

Luapan air Sungai Saddang membuat beberapa jalan utama di sekitar Pasar Sentral Enrekang tertutup genangan air. Hanya ada sejumlah penjual ikan yang nekat berjualan di sisi jalan yang tidak tergenang.

Salah seorang warga Enrekang, Finsa menuturkan, akses jalan yang tertutup air hingga setinggi lutut di Kota Enrekang sempat membuat arus lalu lintas macet panjang. Namun perlahan genangan sedikit mulai surut.

Baca Juga: Sungai Saddang Meluap, Warga Enrekang Diungsikan

“Ada beberapa gedung dan sekolah yang parah. Seperti Gedung Diknas, SMK PGRI terendam. Sekolahnya diliburkan,” bebernya.

Selain itu, satu jembatan juga dilaporkan putus akibat terjangan banjir. Salah satu jembatan di Desa Tungka, Kecamatan Enrekang yang menjadi akses warga rusak dihantam arus sungai meluap. (fik)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment