Depresi, Caleg Gagal Ini Ingin Mandi Kembang 7 Rupa

Senin, 29 April 2019 - 08:04 WIB

FAJAR.CO.ID, CIREBON–Salah seorang calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Cirebon, mengalami depresi sehingga mendatangi Padepokan Anti Galau milik HM Ujang Busthomi di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, untuk melakukan terapi penenang jiwa.

“Belum banyak, baru hari ini kedatangan tamu caleg dari Kabupaten Cirebon, tujuannya hanya minta dimandikan air kembang tujuh rupa, agar tenang lahir dan batin,“ papar HM Ujang Bisthomi, pekan lalu.

Ujang Bisthomi mengaku selalu siap menolong orang-orang yang membutuhkan bantuan, mulai yang mengidap depresi berat (stres) hingga yang sudah gila pun diberikan terapi dan diobati.

“Gila akibat gagal nyaleg itu bukan seperti yang gila di jalan-jalan, melainkan depresi yang membuat diri kita tidak tenang, makan tidak enak, susah tidur, dan lain sebagainya,“ kata Ujang Busthomi.

Padepokan Anti Galau Al Busthomi yang berdiri pada tahun 2017 konsisten menolong orang-orang yang sedang galau atau membutuhkan pengobatan kegalauan akibat tekanan hidup yang berat, seperti stres gagal nyaleg, terlilit utang, putus cinta ditinggal pacar dan lain sebagainya. ”Banyak macamnya dan di Padepokan Anti Galau ini insyaallah kami siap untuk membantunya,“ terangnya.

Menurutnya, Y, caleg Kabupaten Cirebon, dari 588 calon legislator yang ikut bertarung pada Pileg 2019, hanya 50 caleg yang akan menduduki kursi di DPRD Kabupaten Cirebon.

“Jumlah kontestan Pileg sebanyak 588 orang, jadi yang tidak lolos pasti banyak dan kemungkinan depresi gara-gara gagal nyaleg pasti ada,“ tuturnya.

Baca Juga: Debutan, PSI Amankan 1 Kursi Dapil Pondok Aren

Kedatangan dirinya ke Padepokan Anti Galau ialah untuk menghilangkan ketegangan sehabis bertarung dalam Pemilu, dimana perolehan suaranya tidak mampu mengalahkan perolehan suara petahana.

“Alasannya ingin tenang batin, kemarin susah tidur gara-gara stres, setelah terapi mandi kembang di sini jadi adem, harapannya nanti malam bisa tidur dengan nyenyak,“ ujarnya. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.