Zulhas Ketemu Jokowi, Wasekjen PAN: Apa yang Menarik?

Senin, 29 April 2019 - 09:08 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pertemuan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Presiden Jokowi di Istana Rabu lalu (24/4) memantik spekulasi terkait perkoalisian pasca-Pilpres 2019.

Ada yang berasumsi pertemuan itu merupakan sinyal yang diberikan oleh Zulhas keluar dari Koalisi Adil dan Makmur Prabowo-Sandi. Namun, pihak PAN belum mengeluarkan keputusan politik resmi terkait hal tersebut.

”Tidak perlu ditafsirkan ke sana ke mari. Belum ada keputusan politik apa pun yang sudah diambil PAN,” tegas Wasekjen DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay.

Zulhas saat itu datang ke istana untuk memenuhi undangan pelantikan gubernur Maluku. Selain menjadi ketua umum PAN, Zulhas menjabat ketua MPR. Bukan suatu hal yang janggal ketika ketua MPR hadir di pelantikan gubernur.

Saleh menjelaskan, itu merupakan pertemuan biasa. Selain memiliki kapasitas sebagai ketua MPR, Zulhas saat itu hanya ingin mempererat silaturahmi antara dirinya dan Jokowi dengan memenuhi undangan tersebut. Meski memang tidak bisa dielakkan bahwa keduanya terlibat percakapan yang cukup lama ketika bertemu di Istana Negara itu.

”Saya sendiri ditelepon langsung Pak Zul agar tetap di daerah, menjaga suara PAN. Makanya, sekarang saya ada di Sumatera Utara,” jelas dia melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Depresi, Caleg Gagal Ini Ingin Mandi Kembang 7 Rupa

Saleh diminta tidak terlalu ambil pusing terhadap opini yang berkembang. Sebab, PAN belum memberikan keputusan politik yang pasti. Karena itu, Saleh diminta lebih berfokus mengawal penghitungan suara di wilayah yang menjadi dapilnya. Yakni, kawasan Sumatera Utara.

“Apa yang menarik dari pertemuan itu selain memperkuat silaturahmi antara kedua belah pihak?” tutur pria kelahiran Sibuhuan, Padang Lawas, Sumatera Utara, tersebut. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.