305 Perawat Bunuh Diri karena Beban Kerja Terlalu Berat

Selasa, 30 April 2019 10:01

FAJAR.CO.ID, WORCESTERSHIRE—Lebih dari 300 perawat bunuh diri dalam tujuh tahun di Inggris. Royal College of Nursing telah meminta pemerintah dan NHS untuk berbuat lebih banyak untuk menghentikan hingga 54 perawat yang mati karena bunuh diri setiap tahun.NHS diminta berbuat lebih banyak untuk mendukung stafnya setelah angka-angka mengungkapkan 305 perawat mengakhiri hidup dalam tujuh tahun terakhir. Stres dan kelelahan akibat pekerjaan yang terlalu padat serta ‘budaya beracun’ yang membuat perawat takut untuk berbicara tentang kesehatan mental mereka menjadi alasannya.Lucy de Oliveira, 22, meninggal karena bunuh diri pada tahun 2017 saat pelatihan di Liverpool. Ibunya Liz, 61, mengatakan kepada Mirror, Lucy khawatir masalah kesehatan mental akan menjadi noda pada catatannya. Liz juga menyebut, “Ada intimidasi yang tidak Anda harapkan di NHS.”Selama pelatihannya, Lucy tidak dibayar. Liz, dari Kidderminster, Worcestershire, menjelaskan putrinya bekerja tiga shift selama 12 jam. Setelah di rumah sakit, dia bekerja di restoran pizza dan rumah perawatan.Laura Hyde, seorang perawat A&E di Rumah Sakit Derriford, Devon, bunuh diri dalam usia 27 tahun pada Agustus 2016. Sepupu Laura, Liam Barnes, mengatakan: “Perawat suka merawat orang. Laura tidak mementingkan diri sendiri. Tetapi mereka berada dalam siklus trauma yang konstan. Perawat anak memberi tahu orang tua bahwa anak mereka telah meninggal. Mereka melihat korban kecelakaan mobil dan cedera mengerikan setiap hari. Terus-menerus terpapar trauma, mereka lupa merawat diri mereka sendiri.”

Bagikan berita ini:
9
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar