Kelelahan Bisa Berakibat Meninggal, 6 Tips Menghindarinya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Akhir-akhir ini, ditemukan kasus kelelahan yang menyebabkan meninggal dunia akibat beban pekerjaan yang banyak. Kondisi kelelahan seperti ini tentunya tidak boleh disepelekan, karena dapat menurunkan sistem imunitas tubuh, yang rentan terkena berbagai infeksi. Bahkan memicu timbul dan kambuhnya banyak penyakit kronis seperti maag, asma, diabetes mellitus, hipertensi, serangan jantung, dan stroke.

Disebutkan oleh dalam aplikasi kesehatan miliknya, Apa Kata Dokter, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan kelelahan terjadi akibat adanya beban kerja tubuh yang terlalu banyak. Baik secara fisik maupun mental, tanpa adanya istirahat serta pasokan energi yang cukup.

Kondisi ini dapat diperburuk oleh lingkungan kerja yang tidak sehat seperti adanya bising, suhu ruangan yang panas serta asap rokok di dalam ruang kerja. Selain itu, dilansir dari Healthline, Selasa (30/4), salah satu penyebab kelelahan adalah karena gangguan tidur atau kurangnya kualitas tidur.

Jika seseorang kurang tidur dan melewatkan 7 hingga 9 jam yang direkomendasikan untuk tidur di malam hari, maka efeknya akan buruk bagi tubuh. Seseorang akan merasa pening dan menjadi pemarah.

Kondisi ini menguras mental dan berdampak pada kesehatan fisik. Kualitas tidur yang buruk bisa berdampak pada masalah kesehatan, mulai dari kenaikan berat badan hingga sistem kekebalan yang lemah.

Selain menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius, kelelahan pun dapat mengurangi konsentrasi serta performa kinerja. Kondisi ini juga dapat menyebabkan seseorang menjadi lebih emosional.

Baca Juga: 7 Manfaat Minum Daun Kelor untuk Kesehatan

Untuk mengatasi dan menghindari dampak yang disebabkan kelelahan, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:

1. Segera hentikan aktivitas dan langsung istirahat jika tubuh sudah merasa lelah, terutama jika muncul gejala seperti mual, muntah, sakit kepala serta nyeri dada.

2. Usahakan mempertahankan waktu tidur minimal enam jam per hari.

3. Jadwalkan waktu makan utama paling lambat setiap enam jam pada aktivitas harian. Sebaiknya, konsumsi camilan (snack) di sela waktu makan utama tersebut– namun bukan cokelat, keju atau makanan berlemak.

4. Jaga hidrasi tubuh dengan minum air mineral minimal dua liter per hari. Hindari minuman bersoda, dan batasi konsumsi kopi tidak lebih dari dua gelas dalam satu hari.

5. Banyak konsumsi buah serta sayur-sayuran.

6. Kurangi atau berhenti merokok. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...