Sulteng Diterjang Banjir Bandang, 500 Rumah Rusak Berat

Selasa, 30 April 2019 09:17

“Data yang kami kumpulkan di lokasi, ada ratusan rumah warga yang rusak berat. Dinding rumah jebol diterjang banjir,” kata Syahril, relawan ACT, kepada Radar Sulteng.Banjir bandang juga membuat akses di lima kabupaten di Sulteng terputus. Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah Syaifullah Djafar mengatakan, akses yang terputus itu berada di Kabupaten Buol, tepatnya di jembatan air terang. Lalu, di Kabupaten Morowali Utara pada ruas Jalan Malino-Sumara Jaya. Kemudian, di Kabupaten Banggai pada ruas Jalan Pangkalaseang-Balantak. Juga, di Kabupaten Poso pada ruas jalan Tonusu-Gintu dan Tonusu-Pendolo. Selanjutnya, di Kabupaten Sigi terdapat pada ruas Jalan Kalawara-Kulawi.”Tim dari bina marga sedang melakukan langkah penanganan darurat untuk menormalkan akses yang terputus,” kata Syaifullah.Sementara itu, korban bencana banjir dan gempa di Bengkulu bertambah. Rakyat Bengkulu melaporkan, hingga kemarin korban meninggal bertambah menjadi 29 orang. Korban hilang menjadi 13 orang, luka berat 2 orang, dan luka ringan 2 orang. Data tersebut didapat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu.Dari 29 orang yang meninggal dunia, 28 jenazah berhasil diidentifikasi. Korban terbanyak terdapat di Bengkulu Tengah (Benteng), yaitu 22 orang meninggal. Selain itu, terdapat dua kecamatan yang masih terisolasi, yakni Merigi Sakti dan Pagar Jati. Akses menuju dua kecamatan itu tertutup material longsor.

Komentar