Ternyata, PAN “Mengemis” Jatah Kursi Pimpinan di Parlemen

Selasa, 30 April 2019 - 13:57 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Partai Amanat Nasional (PAN) disebut meminta jatah kursi pimpinan di parlemen. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin (TKN Jokowi-Ma’ruf), Abdul Kadir Karding mengatakan, permintaan itu sudah disampaikan PAN kepada Presiden Joko Widodo.

Karding menerangkan, manuver elite PAN akhir-akhir ini, seperti Zulkifli Hasan dan Bara Hasibuan menunjukkan langkah positif menyelamatkan partai.

“Menyelamatkan PAN dalam konteks ini adalah satu permainan politik, bahwa PAN memang membuka komunikasi ke Pak Jokowi lewat Pak Zul dan yang saya tahu, dari informasi yang saya peroleh di Istana, itu ada permintaan pada Pak Jokowi agar PAN mendapatkan bagian pimpinan DPR atau MPR,” kata Karding saat dihubungi, Selasa (30/4).

Baca Juga: Tiga Hari, Relawan BPN Temukan 9.440 Salah Input KPU

Oleh karena itu, Karding tidak sepakat klaim Partai Gerindra bahwa pernyataan Bara Hasibuan, soal peluang bergabung ke Jokowi tidak mewakili PAN. Menurut Karding, pernyataan Bara justru ingin menyelamatkan partai.

“Pak Bara itu, menurut saya, berusaha objektif secara politik dan yang paling penting membangun komunikasi itu penting di saat dinamika politik agak hangat seperti sekarang ini. Mencairkan itu penting dan misalkannya PAN seperti itu tak ada masalah wajar dalam politik. Boleh dibangun komunikasi,” tandas dia. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.