Warga Terancam Kekurangan Air Bersih, Dewan Bakal Mengadu ke BBWS

Selasa, 30 April 2019 - 12:58 WIB

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Ribuan warga Kelurahan Sompe Kecamatan Sabbangparu, Wajo, terancam tak mendapatkan air bersih. Pasalnya, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibukota Kecamatan (IKK) dilokasi ini terancam rusak.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Wajo Andi Senurdin Husaini saat ditemui FAJAR diruang komisi, Senin, (29/04/2019).

Kata dia, SPAM IKK Sabbangparu berkapasitas 10 liter per detik, yang berlokasi di pinggiran Sungai Walennae terancam rusak. Karena bangunan instalasi pengolahan air minum rawan longsor.

“Pinggiran sungai terkikis terus menerus. Kalau dibiarkan seperti itu, bangunan instalasinya bisa rubuh,” ujarnya.

Hal tersebut, dinilai tentu dapat berdampak kepada kebutuhan air bersih masyarakat setempat sekitar 600 Kartu Keluarga (KK) atau 3.000 jiwa.

“SPAM IKK Sabbangparu ini masih secara kontinu mendistribusikan kebutuhan air bersih masyarakat. Makanya dibutuhkan pemeliharaan sungai atau penguatan tebing guna mencegah kerusakan intalasi,” imbuhnya.

Olehnya itu, lanjut legislator dari Partai Demokrat, pihaknya berencana akan melaporkan kondisi instalasi SPAM IKK tersebut ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang dalam waktu dekat ini.

“Mungkin awal Mei mendatang kita sampaikan ini ke pihak balai,” tandasnya. (ADV: Humas dan Protokoler DPRD Wajo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.