Era Baru Pemerintahan Milenial “Konsepsi Youth Government”


Oleh: KetuaUmumPBHMI, R SADDAM AL JIHADYang jelas, kita ingin ada yang muda-muda dalam rangka regenerasi ke depan. Kenapa sih ? Kan menteri boleh lah yang umur 20-25 kan juga nggak apa-apa. Atau yang 25-30. Biar yang muda-muda bisa belajar kepemimpinan negara. Mungkin yang banyak 30-40. Tapi yang muda seperti yang 25-30, kenapa tidak sih. (Presiden Ir. H. Joko Widodo)*Menjawab sebuah pernyataan Presiden Ir. H. Joko Widodo adalah sebuah optimisme yang dibangun oleh Presiden untuk membangun konetivitas generasi, sebuah visi yang visioner dengan tujuan membangun era baru Society 5.0 yaitu era dimana ada konektivitas antar generasi, dan generasi milenial adalah penghubung antar generasi di masa depan dalam membangun kepemimpinan negara.Setiap orang ada masa nya, setiap masa ada orang nya. Sebuah pemaknaan bahwa regenerasi adalah keniscayaan dari sebuah kehidupan, sebuah kepemimpinan. Bonus Demografi melahirkan Bonus generasi muda yang mesti dipersiapkan sebagai kekuatan untuk kebangkitan Indonesia 2045. Sebuah keniscayaan “Youth Government” atau pemerintahan yang diisi oleh generasi milenial akan hadir. Inilah semangat People Power untuk membangun bangsa dan negara yang hakiki, bukan malah sebagai destroyer. Karena Generasi Milenial identik dengan Bonus Demografi, maka People Power identik dengan Generasi Milenial yang optimis bukan pesimis, membangun bukan menghancurkan, dan kekuatan itu dibangun untuk membangun sebuah konsepsi yang niscaya “Youth Government”.

Komentar

Loading...