Kader Mendesak Ashabul Kahfi Mundur sebagai Ketua PAN Sulsel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Takhta Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Sulsel, Ashabul Kahfi tengah digoyang. 

Desakan tersebut muncul dari kader partai berlambang Matahari Terbit itu sendiri yakni, Busrah Abdullah cs yang meminta Kahfi mengundurkan diri secara sukarela.

Hal itu menjadi kesimpulan dalam pertemuan terbatas Busrah Abdullah cs di salah satu kafe di Makassar, Selasa 30 April. 

Pengusaha yang juga mantan Ketua DPD PAN Kota Makassar ini menilai Kahfi sudah tidak layak mejadi ketua di DPW PAN.

“Hari ini (kemarin) jam 09.00 pagi kami ada pertemuan dengan puluhan kader dan mantan kader PAN. Kahfi kami anggap tidak layak lagi memimpin DPW PAN Sulsel dan sesegera mungkin sebelum habis masa jabatan atau masa periodenya,” katanya.

Busrah menyebut yang hadir dalam pertemuan ini adalah sejumlah perwakilan DPD kabupaten/kota, kader PAN aktif dan mantan PAN yang sudah pindah partai. “Saya tidak ingin sebut siapa-sapa saja orangnya. “Karena masih ada kader yang hadir kembali bergabung bersama kami ketika Kahfi sudah tidak ada lagi. Karena ada beberapa kader masih di partai lain,” katanya.

Alasannya, pada momentum kampanye akbar Pemilu 2019, Kahfi tidak melakukan kampanye akbar. Padahal itu merupakan kesempatan partai untuk menunjukkan kekuatannya. Selanjutnya, hampir semua TPS di Sulsel tidak ada saksi PAN. 

“Sebagai kader kami malu sekali. Sehingga kami menganggap beliau tidak serius lagi mengurus partai. Secara sukarela mengundurkan diri. Karena kalau tidak kami akan melapor ke DPP. (Kapan) Nanti kami bicarakan kembali. Tetapi kami upayakan secepatnya,” katanya.

Selain melapor ke DPP dia juga akan mengungkap luka lama Kahfi. Yakni namanya pernah masuk dalam berkas pemeriksaan BPK atas kasus Bansos di DPRD Sulsel. 

Ashabul Kahfi yang dikonfirmasi FAJAR enggan menanggapi manuver Busrah ini. “Saya tidak perlu memberi tanggapan. Tidak ada. Saya tidak paham,” kata Kahfi santai. (taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...