Salah Strategi, Pochettino: Saya Bertanggung Jawab

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, LONDON—Tottenham Hotspur harus mengakui keunggulan Ajax di leg pertama babak semifinal Liga Champions. Tampil di depan pendukung sendiri, Spurs kalah 0-1. Manajer Spurs, Mauricio Pochettino mengakui mereka salah strategi.

Pada laga ini, Poche memainkan lima pertahanan. Itu membuat mereka didikte Ajax. Bahkan, di babak pertama, Spurs sama sekali tidak mampu melepaskan tembakan tepat sasaran ke gawang tamunya yang tampil menyerang sejak awal.

“Menonton sekarang tentu saja saya dapat menerima itu adalah kesalahan bentuk yang kami gunakan. Tetapi tidak ada terlalu banyak pilihan. Saya tidak senang – Anda tidak dapat menebak apa yang terjadi jika kami bermain di tempat yang berbeda. Tapi kekurangan energi kita … dan sedikit ceroboh. Pendekatan kami terhadap pertandingan itu tidak bagus. Saya manajernya sehingga saya memiliki tanggung jawab,” jelasnya.

Pochettino di BT Sport menyebut, permainan mereka buruk di babak pertama. “Babak pertama kami mulai dengan cara yang tidak baik. Ajax menunjukkan lebih banyak energi, sulit bagi kami untuk bermain. Kami kekurangan energi. Setelah kami kebobolan gol – 25 hingga 30 menit – kami mulai bermain. Moussa Sissoko memberikan energi yang baik. Babak kedua kami mendorong mereka dan mencoba menciptakan peluang. Itu adalah pertandingan berimbang di babak kedua,” ujarnya.

Pada laga di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu, 1 Mei, yang berakhir subuh, Ajax mengontrol pertandingan sejak awal. Dengan trisula David Neres, Dusan Tadic, dan Hakim Ziyech, mereka pun mampu memberi ancaman ke pertahanan tuan rumah.

Di menit ke-15, Ajax yang di babak sebelumnya menyingkirkan Real Madrid dan Juventus mampu unggul 1-0. Mendapat umpan dari Ziyech, Donny van de Beek yang lolos dari jebakan offside dengan mudah menaklukkan Hugo Lloris dengan tendangan kaki kanan jarak dekat.

Tertinggal 0-1, Spurs mencoba bangkit. Namun, mereka kesulitan mengembangkan permainan. Dengan penguasaan bola yang hanya 37 %, Lucas Moura, Fernando Llorente, dan Dele Alli nyaris tanpa ancaman berarti ke gawang tim tamu.

Spurs harus kehilangan bek andalan mereka, Jan Vertonghen di menit ke-39 akibat cedera kepala usai terkena sikut kiper Ajax, Andre Onana di menit ke-32. Palang pintu asal Belgia itu sempat mencoba bermain kembali setelah mendapat perawatan sekitar enam menit. Akan tetapi, ia kemudian meminta keluar. Pelatih Spurs, Mouricio Pochettino terpaksa mengubah formasi dengan memasukkan gelandang Moussa Sissoko.

Masuknya Sissoko membuat Spurs mulai mampu mengembangkan permainan. Mereka pun bisa mendapatkan peluang bagus lewat Toby Alderweireld di menit-menit akhir. Sayang, sundulan sang bek yang mencoba memanfaatkan tendangan bebas hanya melayang tipis di atas mistar gawang. Skor 1-0 pun menjadi hasil babak pertama dengan Spurs tanpa tendangan tepat sasaran sama sekali.

Kembali dari ruang ganti, Spurs tampil lebh agresif. Mereka pun mulai bisa memberi ancaman serius. Peluang terbaik didapatkan Spurs di menit ke-49 ketika Moura berhasil mengirimkan umpan kepala kepada Alli. Sayang, tendangan voli Alli dari dalam kotak penalti masih bisa ditangkap Onana.

Berselang beberapa menit, Alli kembali mendapat peluang bagus di depan gawang. Namun lagi-lagi peluang lewat umpan Moura itu terbuang percuma. Bola hasil sundulan Alli masih melayang di atas mistar gawang.
Ajax nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-77 lewat sebuah serangan balik dari sisi kanan. Beruntung bagi tuan rumah, bola hasil tendangan kaki kiri Neres masih mengenai tiang gawang sebelah kiri meski Lloris sudah mati langkah.

Tuan rumah melakukan dua pergantian pemain sekaligus di menit ke-79. Ben Davies dan Juan Foyth dimasukkan Pochettino menggantikan Kieran Trippier dan Danny Rose. Namun, pergantian itu tidak mampu mengubah keadaan. Skor 1-0 tetap menjadi hasil akhir.

Dengan kemenangan ini, Ajax membuka jalan ke final untuk menghadapi pemenang antara Barcelona versus Liverpool. Selain hanya membutuhkan hasil imbang, mereka juga akan memainkan leg kedua di kandang sendiri. Sebaliknya, Spurs mesti bekerja keras membalikkan keadaan dimana mereka minimal harus menang 2-1. (BBC/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...