Tahanan Penggal dan Cungkil Mata Teman Satu Selnya

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, CALIFORNIA—Seorang tahanan memenggal teman satu selnya, memotong tulang belakangnya dan mencongkel matanya setelah menyiksanya dengan pisau cukur. Jaime Osuna, 31, menghadapi hukuman mati setelah ia mengakui pembunuhan sadis terhadap Louis Romero, 44.

Romero yang paru-paru kirinya sebagian diangkat oleh pelaku ditemukan mati termutilasi di sel bersama mereka di Penjara Negara Bagian Corcoran di California pada 9 Maret.  Asisten Jaksa Wilayah Kings County Phil Esbenshade merinci pembunuhan berkata: “Dalam kasus ini; salah satu jari korban terputus, bagian tubuh terpotong, matanya dicongkel dan kepalanya dipenggal.”

Dia melanjutkan bahwa pembunuhan yang dilakukan Jaime yang tubuhnya dipenuhi tato sangat sadis. “Itu adalah kasus yang sangat mengerikan, tentu saja kasus paling mengerikan yang pernah saya lihat dalam karier saya,” ujarnya.

Penyelidik mengatakan Romero meninggal karena kehabisan darah.  Pihak berwenang menyebut senjata yang ditemukan di sel adalah pisau cukur. Pelaku sendiri saat insiden ini terjadi tengah menjalani hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat karena pembunuhan dan penyiksaan terhadap Yvette Pena, 36, di sebuah motel di California pada tahun 2011.

Selama persidangannya, ia dilaporkan tidak menunjukkan penyesalan, memberikan hakim jempol ke atas dan menyeringai pada keluarga korban yang sedang putus asa. Romera juga menjalani hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan pembunuhan tingkat dua dimana ia dijatuhi hukuman di Los Angeles pada tahun 1993.

Jaksa penuntut mengatakan Osuna didakwa melakukan penyiksaan, pembunuhan, kekacauan, dan kepemilikan senjata. Ia akan diadili oleh juri dan dia menghadapi hukuman mati untuk kejahatan yang sangat kejam ini. Dia juga didakwa karena melemparkan darah ke penjaga penjara sebelumnya, tahun ini. (Metro/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...