Di Hadapan Peserta Semiloka, Deng Ical Tegaskan Darah Tidak Terbeli


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal, dalam semiloka yang diadakan oleh UTD PMI Kota Makassar, menegaskan tentang darah yang tidak terbeli.”Darah yang didonorkan oleh para relawan, tidak boleh dijual belikan. Karena darah tidak terbeli,” ujar Deng Ical sapaan akrabnya.Adanya biaya yang harus dikeluarkan oleh para penerima donor darah, bukanlah harga darah yang harus ditebus, tetapi biaya penggantian pengelolaan darah (BPPD).”Biaya penggantian pengelolaan darah yang ditetapkan oleh pemerintah yakni sebesar 325 ribu, meskipun pada faktanya biaya yang harus dipenuhi oleh UPTD lebih besar dari itu,” ungkap Deng Ical.Lanjut Deng Ical, BPPD diberikan sebagai biaya untuk memastikan bahwa darah yang ditransfusi ke penerima donor benar-benar steril dan hygienis.”Hari ini, UPTD berinisiatif untuk mengundang berbagai pihak dari Rumah Sakit, agar adanya kesamaan BPPD yang dibebankan kepada masyarakat, agar tidak memunculkan stigma negatif, karena donor darah merupakan kerja- kerja kemanusiaan, yang dituntut untuk terus melakukan peningkatan pelayanan,” tandas Deng Ical.Semiloka optimalisasi jejaring pelayanan darah, digelar di Hotel Jolin Makassar, Jl Pengayoman, Kamis (2/4), dengan mengundang 46 orang dari RS dalam Kota Makassar dan 8 orang dari kabupaten. Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni Direktur pelayanan medik dan keperawatan RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo, Prof. dr Mansyur Arif. (*)

Komentar

Loading...