Ijtima Ulama III Minta Diskualifikasi Jokowi, TKN: Mereka Kalap

  • Bagikan

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily juga mengatakan, ‎Ijtima Ulama adalah kegiatan politik. Segala upaya dilakukan untuk tidak mengakui kekalahan versi hitung cepat mulai dari mendelegitimasi KPU, meminta pemilu ulang sampai dengan meminta Pak Jokowi didiskualifikasi.“Mentalitas timses 02 yang tidak siap kalah membuat mereka kalap, tabrak kiri, tabrak kanan termasuk menggunakan lagi manuver yang diberi label Itjima Ulama,” katanya.Anehnya, walaupun secara kasat mata mereka melakukan upaya mendelegitimasi KPU, tapi justru mereka malah meminta KPU dan Bawaslu untuk mendiskualifikasi Jokowi-Ma’ruf Amin.“Ini semakin mengkonfirmasi skenario 02 menjelang 22 Mei yakni, meminta Bawaslu untuk diskualifikasi 01 dengan alasan kecurangan yang bersifat Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM),” urainya. (jpnn)Baca Juga: Ijtima Ulama III Desak Jokowi-Ma’ruf DidiskualifikasiBerikut adalah lima rekomendasi Ijtima Ulama jilid III.1. Menyimpulkan bahwa telah terjadi berbagai kecurangan dan kejahatan bersifat terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses penyelenggaraan Pemilu 2019.2. Mendorong dan meminta BPN Prabowo-Sandi untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme legal, prosedural, tentang terjadinya kejadian berbagai kecurangan, kejahatan yang terstruktur, sistematis, masif dalam proses Pilpres 2019.3. Mendesak KPU dan Bawaslu untuk memutuskan membatalkan, atau mendiskualifikasi pasangan capres-cawapres 01.4. Mengajak umat dan seluruh anak bangsa untuk mengawal, dan mendampingi perjuangan oenegakan hukum demgan cara syar’i dan legal dan kosntitusional. Dengan cara kecurangan, kejahatan, termasuk pembatalan/diskualifikasi paslon capres-cawapres 01 yang ikut menjalankan kecurangan pilpres 2019.

  • Bagikan