Meisterstadt Tarik Investasi dan Wisatawan ke Batam

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BATAM–Pembangunan kawasan megasuperblok Meisterstadt Batam terus dilakukan untuk menjadi salah satu destinasi bisnis dan wisata pilihan. Kali ini, PT Pollux Barelang Megasuperblok resmi memasarkan Erleseen Tower yang diyakini akan menjadi kompetitor utama Marina Bay Sands Singapura.

Dalam membangun Meisterstadt Batam, PT Pollux Barelang Megasuperblok yang merupakan perusahaan join venture PT Pollux Properti Indonesia Tbk. dan keluarga besar Presiden RI ke-3, BJ Habibie menawarkan sejumlah fasilitas dengan pemandangan pulau-pulau cantik yang mengelilingi wilayah Pulau Batam.

BJ Habibie saat meninjau proyek mengatakan, pengembangan megasuperblok Meisterstadt Batam akan terus berlanjut dengan pengembangan fase kedua. Fase kedua ini akan lebih menekankan proyek senilai USD1 miliar sebagai tujuan investasi dan wisata bertaraf internasional.

Baca Juga: Di Depan Mata Kasau, Sukhoi Hancurkan Benteng Musuh

“Batam selalu berada dekat di hati saya, karena sejak awal kami sudah melihat bahwa ke depannya, Batam akan menjadi penghubung antara Indonesia dengan dunia,” ujar Habibie dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/5).

Dirinya menjelaskan, ketika menjabat sebagai Kepala Otorita Batam periode 1978 hingga 1998, dan dalam perjalanannya menitikberatkan pada pembangunan industri berbasis manufaktur. Setelah berjalan dengan baik, maka Batam sekarang telah menjadi salah satu pusat utama industri berat di Indonesia.

“Kita harus terus berinovasi, membangun dan maju. Saya sangat senang dan bangga menjadi bagian dari proyek pembangunan dan pengembangan ini karena Meisterstadt Batam adalah wujud nyata dari hasil pencapaian Batam ketika kita memiliki keberanian dan visi untuk berpikir besar,” ungkapnya.

Selain di dalam negeri, Pollux juga beroperasi di Singapura. “Meisterstadt Batam menunjukkan kesungguhan komitmen pengembang terhadap perekonomian di Batam seiring perubahan Batam dari industri berat menjadi pusat penyedia jasa dan wisata,”ujar Habibie.

Menurutnya, dengan waktu tempuh hanya sekitar 30 menit dengan kapal feri dari Singapura, Batam dipandang para investor sebagai Shenzen di masa depan. Menjadi pusat manufaktur yang ditopang oleh industri jasa. Dan bisa menjadi basis bagi para investor dan pelaku bisnis internasional yang ingin mengakses pasar domestik Indonesia yang luas,” ungkap Habibie

Erleseen Tower yang merupakan tower keempat pada pengembangan phase pertama tersebut nantinya akan merangkum sebanyak 385 unit luxury apartemen. Dengan fasilitas tersebut, maka diyakini Erleseen Tower dapat meningkatkan reputasi Batam sebagai destinasi investasi dan wisata yang sedang bertumbuh dengan pesat.

Erleseen Tower ditawarkan dalam beberapa type luasan, mulai dari type Studio dengan ukuran mulai dari 24 m2, satu kamar dengan ukuran mulai dari 49 m2 sampai dengan type tiga kamar dengan ukuran luas mulai dari 80 m2. Sementara, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 1,6 milyar untuk type 2BR dan Rp 2 miliar untuk type 3BR. Untuk penjualan tahap pertama, Erleseen Tower hanya dipasarkan sebanyak 88 unit.

“Berbeda dengan tower sebelumnya, Erleseen Tower memiliki spesifikasi material yang lebih mewah. Sejak dipasarkan tahap pertama bulan lalu, kita sudah mengalami 2 kali oversubscribed,” ujar Nico Po, CEO PT Pollux Properti Indonesia Tbk.

Meisterstadt Batam dikembangkan di atas lahan seluas 9 hektar. Proyek multifungsi ini nantinya akan merangkum 11 gedung pencakar langit yang terdiri atas 8 menara apartemen sebanyak 6500 unit, 1 hotel bintang lima, 1 rumah sakit bertaraf internasional, mall raksasa, serta 1 perkantoran dengan rencana ketinggian 100 lantai.

Baca Juga: Wartawan di Bandung Diintimidasi Polisi, Polri Klaim May Day Aman

Investasi yang dipersiapkan perseroan untuk mengembangkan proyek terbesar di Batam tersebut mencapai Rp 15 triliun, dimana keseluruhan areanya didesain mengikuti standar kota di Jerman yang mengintegrasikan apartemen dengan perkantoran, shopping mall dan rumah sakit.

PT Pollux Properti Indonesia Tbk adalah anak usaha dari Pollux Group International. Saat ini, Pollux Properti merupakan salah satu dari 10 daftar pengembang properti terbesar dengan nilai market cap lebih dari Rp15 triliun rupiah hingga 31 Desember 2018. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...