Penyakit Rentan Buruh: Depresi, Gangguan Pernapasan hingga Gangguan Pendengaran


FAJAR.CO.ID–Setiap 1 Mei dirayakan sebagai Hari Buruh Internasional. Momen yang juga sering disebut May Day ini identik dengan aksi para buruh, untuk menyuarakan aspirasi dan menuntut hak guna memperbaiki kehidupan mereka.Tidak dapat dipungkiri, buruh memiliki peran yang besar pada kemajuan sebuah perusahaan. Mereka rela menghabiskan sepertiga waktu dalam satu hari untuk bekerja demi mencapai target yang telah ditetapkan.Sayangnya, di balik itu semua, para buruh tidak lepas dari berbagai masalah kesehatan. Secara umum, berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang rentan dialami oleh para buruh:Nyeri punggung bawahDuduk selama berjam-jam untuk mengerjakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya mengakibatkan otot di leher, punggung, dan pinggang menjadi tengang. Keadaan ini membuat buruh rentan mengalami nyeri punggung bagian bawah atau nyeri pinggang. Risiko terjadinya nyeri punggung bawah bisa sangat tinggi jika seorang buruh tidak mampu untuk duduk pada posisi yang tepat.Nyeri punggung bawah biasanya akan memberikan beberapa gejala. Misalnya, rasa nyeri berkelanjutan pada tulang belakang serta leher dan punggung terasa seperti ditusuk benda tajam. Selanjutnya, tidak mampu berdiri tegak tanpa rasa nyeri serta otot kram pada punggung bagian bawah.Gangguan pendengaranBuruh yang bekerja di bengkel, pabrik, atau pusat berbelanjaan berisiko terkena gangguan pendengaran. Ini disebabkan bunyi-bunyian keras yang ada di sekitar, baik itu suara mesin, hiruk pikuk orang yang berbicara, dan sejenisnya.

Komentar

Loading...