Perintah Tembak di Tempat People Power, Tito: Itu Hoaks

Kamis, 2 Mei 2019 - 14:16 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Sebuah tulisan mencatut nama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, viral. Isinya, Tito akan menghadapi massa yang melakukan gerakan people power. Bahkan di situ, Tito disebut tak segan menembak mati para demonstran.

Mantan Kepala BNPT itu membantah dengan tegas kabar tersebut. Dia memastikan tak pernah membuat tulisan maupun intruksi semacam itu kepada anggotanya.

“Tolong sampaikan ada beberapa hoaks mengatasnamakan saya, contohnya perintah Kapolri tembak di tempat meskipun itu cucu nabi. Tidak ada saya mengatakan itu,” kata Tito usai sertijab dan kenaikan pangkat perwira tinggi di Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).

Tito menjelaskan, hoaks tersebut ditulis di salah satu laman blog, bukan di media massa mainstream. Namun, Tito tidak menjelaskan detail blog yang dimaksud.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menduga, hoaks diproduksi untuk mengadu domba dirinya dengan kelompok ulama dan habaib. Oleh sebab itu, dia memastikan Polri dalam menangani gerakan massa dengan berpedoman prosedur yang berlaku secara proporsional.

“Mulai dari ringan persuasif sampai kepada koersif upaya paksa sesuai aturan berlaku baik nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Baca: Janji Tindak Tegas Anarcho Syndicalism, Tito Tak Singgung Penganiayaan Wartawan

Jendral bintang 4 polri itu pun telah memerintah Direktorat Siber Bareskrim untuk menelusuri pembuat hoaks ini. Perlu ada tindakan tegas pelakunya supaya kabar-kabar menyesatkan seperti ini tidak terulang.

Sebelumnya, ramai di media sosial tersebar tulisan berjudul ‘HRS Akan Kerahkan People Power, Polri: Kami Siap Tembak Mati Perusuh NKRI, Sekalipun Itu Cucu Nabi’. Isinya kurang lebih akan adanya people power atau aksi massa terkait hasil Pemilu 2019. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.