Waisak 2019 Tekankan Toleransi dan Keberagaman

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel akan menggelar sejumlah agenda sebagai tahapan peringatan Waisak 2019. Salah satunya dengan Waisak Bersama.

Event tersebut dikemas dalam Konser Waisak di Hotel Claro, Minggu, 26 Mei nanti. “Ini semacam Waisak bersama,” kata panitia Waisak Permabudhi Sulsel, Suzanna, saat bertandang ke FAJAR, Kamis (2/5/2019).

Ketua Panitia Waisak 2019 Tjing Ming Nelly mengatakan, malam konser ini akan menyatukan 40-an wihara se-Sulsel. Selama ini, mereka tidak saling mengenal. Dengan event ini, mereka makin terintegrasi.

“Permabudhi menyatukan Vihara dan umat,” urai perempuan yang dikenal dengan nama Nelly Suciady ini.

Deretan aksi sosial juga mereka agendakan menuju hari H yang jatuh pada Minggu, 19 Mei nanti. Ada sunatan masal di Kodim 1408/BS Makassar (Sabtu, 4 Mei), kerja bakti tanam pohon di kompleks Perumahan Marindah Jl Rappocini (Minggu, 5 Mei), dan donor darah di Vihara Vimalakirti Jl Cenrana.

“Kita bersatu menguraikan makna Waisak, cinta kasih, kebersamaan, persamaan, dan persahabatan,” imbuh Sekretaris Permabudhi Sulsel itu.

Ketua Permabudhi Sulsel Yonggris Lao, mengatakan, Waisak 2019 ini diperingati dalam suasna Ramadan. Makanya, semangat toleransi dan pembauran menonjol dalam kegiatan. Termasuk pada open house di Vihara Sasanadiva (Minggu, 19 Mei), akan digelar sore hari sekaligus buka puasa.

“Open house biasanya menerima tamu dari Forum Umat Beragama (FUB),” katanya. Jadi bagi yang muslim, bisa sekaligus berbuka puasa bersama. (zuk)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...