Di Simposium ini Kehormatan dan Integritas Hakim Dibedah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, GOWA — Simposium pencegahan perbuatan merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat Hakim dibedah, di Baruga Tinggimae kompleks Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (2/5).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Yudisial (KY) RI, Perwakilan Prov Sulsel ini dibuka langsung Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekkab) Gowa, Muchlis.

Kegiatan ini dalam rangka program peningkatan integritas Hakim di wilayah Republik Indonesia, terkhusus di Kabupaten Gowa.

“Dengan hadirnya KY diharapkan dapat mendorong terwujudnya peradilan yang bersih dan berwibawa serta mewujudkan hakim yang bersih, jujur dan profesional,” kata Muchlis.

Mantan kepala Bappeda Gowa ini juga menambahkan, peradilan yang agung membutuhkan suatu konsekuensi bahwa aparat yang berada disetiap jajaran peradilan di Indonesia harus bekerja keras.

Proses peradilan yang bersih dan tanpa campur tangan pihak lain akan mencerminkan badan peradilan di Indonesia merupakan badan peradilan yang tetap terjaga marwahnya.

“Jadi aparat penegak hukum harus mampu menjadi roda penyeimbang antara pemerintah dan masyarakat. Tidak membeda -bedakan dalam menegakkan hukum dan pemerintah juga masyarakat harus senantiasa menghormati dan mematuhi aturan hukum,” tambahnya.

Dirinya berharap dengan digelarnya kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman semua stakeholder sehingga dapat mencegah terjadinya perbuatan yang merendahkan kehormatan dan keluhuran martabak hakim.

Plt Sekretaris Jendral Komisi Yudisial RI Ronny Dolfinus Tulak, menyampaikan KY memiliki peran yang luas dalam menjaga, menegakkan kehormatan dan kedudukan para Hakim.

Tetapi, dalam prakteknya pelaksanaan tugas KY ini sering dinilai mengedapankan hal-hal yang bersifat penegakan, kehormatan dan kejujuran martabat para hakim dalam bentuk penindakan atau pengawasan.

“Persepsi inilah yang beredar di masyarakat sehingga kedudukan KY diaggap sebagai tempat mengadu kalau ada hakim yang nakal atau bermasalah,”ujarnya.

Pada acara ini turut hadir Anggota Komisi Yudisial RI bidang SDM, Advokasi, Hukum dan Litbang Dr Sumartoyo, Dekan Fakultas Syariah & Hukum UIN Alauddin Gowa, Prof Dr Darrusalam, Ketua Pengadilan Negeri Sungguminasa, Hebbin Silalahi dan Direktur LBH Makasar, Haswandy Andy. (sua)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...