Kekerasan Oknum Satpam Unhas kepada Mahasiswa, Protes dengan Teatrikal


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Kampus Unhas mengadakan aksi teatrikal di Rektorat Jumat (3/5/2019). Mereka menuntut tanggung jawab atas apa yang menimpa rekannya, Ardiansyah (19) yang dipukul oleh satpam.Kekerasan oknum satpam kampus tersebut dprotes dengan teatrikal mahasiswa.”Bencana, bencana, bencana,” teriak para pemeran teatrikal sambil berlari menuju rektorat. Mereka memegang bambu dan memukulkannya di lantai. Sesekali memukul rekannya. Menirukan aksi kekerasan satpam kepada rekannya.”Mana yang memukul teman kami. Keluar,” teriaknya lagi. Para mahasiswa pun berkumpul di depan rektorat. Mereka juga ikut berteriak. Turut merasakan apa yang dialami temannya.15 menit drama yang dimainkan di depan rektorat tak kunjung mendapat respons dari pihak kampus. Mereka mencoba memasuk rektorat. Namun tertahan. Tertahan oleh sekuriti. “Kami datang dengan baik-baik pak,” kata Lina perwakilan dari UKM Teater.Salah seorang sekuriti menjawab. “Kalau datang dengan baik-baik, tidak berteriak-berteriak,” sebutnya. Lina menimpalnya. “Begini aksi kami dari UKM Teater. Penuh penghatan dan emosi. Tapi, kami bukan kriminalitas,” teriaknya.Para mahasiswa yang berada di belakangnya pun ikut juga berteriak karena teriakan Lina mengatakan, kenapa bisa satpam membawa celurit. “Satpam kok kayak begal,” teriak para mahasiswa.Aksi terus berlanjut sampai mereka diterima oleh Pihak kemahasiswaan. Mereka melakukan mediasi untuk teman-temannya. Tapi bukan berdamai dengan berbagai tawaran. Hanya menuntut satpam dipecat. (gun)

Komentar

Loading...