Peluang ke Final, Emery: Tetap 50:50

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, LONDON—Arsenal menang 3-1 atas Valencia di leg pertama babak semifinal Liga Europa. Namun, pekerjaan mereka belum selesai. Manajer Arsenal Unai Emery di BT Sport menegaskan leg kedua di Spanyol akan jadi laga yang lebih sulit.

“Kami ingin menang dan tidak kebobolan gol kedua, tetapi kami juga harus bermain. Gol ketiga datang di akhir dan bagi kami itu penting, tetapi [persaingan] terus menjadi 50-50. Sekarang kami akan mempersiapkan hal yang sama untuk leg kedua karena kita tahu itu akan sangat sulit,” kata Emery usai pertandingan.

Walau begitu, eks pelatih Valencia itu puas dengan kemenangan timnya setelah mereka sempat tertinggal lebih dulu. Emery memuji respons anak asuhnya. “Di leg pertama kami ingin mendapatkan hasil yang baik, mengetahui bahwa itu akan sulit. Setelah gol pertama, respons kami sangat baik, dengan ketenangan dan semangat. Kami mengambil momen dan gol kami di babak pertama memberi kami kepercayaan diri,” tandasnya.

Dalam laga Jumat, 3 Mei, yang berakhir subuh Wita, Valencia sempat mengejutkan Arsenal dengan memimpin terdahulu di menit ke-11. Gol tim tamu dicetak gelandang, Mouctar Diakhaby berkat assist penyerang Rodrigo.

Namun, Arsenal merespons dengan cepat. Pada menit ke-18, Alexandre Lacazette mampu menyamakan kedudukan. Sang bomber menaklukkan kiper Valencia, Neto usai mendapat bantuan dari Pierre-Emerick Aubameyang.

Lacazette membalik keadaan lewat gol keduanya di menit ke-26. Kali ini, penyerang asal Prancis itu memaksa Neto memungut bola dari dalam gawangnya berkat assist dari gelandang, Granit Xhaka. Arsenal kemudian memastikan kemenangan 3-1 di menit ke-90. Gol ketiga The Gunners, julukan Arsenal dilesakkan Pierre-Emerick Aubameyang berkat bantuan Sead Kolasinac.

Dengan kemenangan 3-1 ini, Arsenal hanya butuh imbang atau minimal kalah satu gol pada leg kedua di Spanyol untuk lolos ke final. Sementara Valencia, mereka harus menang tiga gol atau minimal dengan skor 2-0 untuk membalikkan keadaan dengan keunggulan gol tandang. (BBC/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...