Pembantaran Dicabut, Romi Sarapan Bubur Ayam di Rutan KPK

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Setelah sebulan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, eks Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Romi akhirnya kembali ditempatkan di rumah tahanan negara (rutan) KPK.

Pembantaran Romi dicabut setelah dokter RS Polri Kramat Jati menyatakan, kondisi Romi sudah membaik dan tidak perlu lagi dilakukan rawat inap.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Romi kembali ke rutan pada Kamis (2/5) malam. Saat ini, Romi sudah menjalani aktivitas di rutan KPK di gedung penunjang Kavling 4 (K4) bersama tahanan lain. “Setelah dokter atau pihak RS menyimpulkan tidak perlu rawat inap lagi, pembantaran dicabut,” kata Febri, Jumat (3/5).

Romi kali pertama dibantarkan pada awal April lalu. Menurut dokter RS Polri, anggota DPR Fraksi PPP itu didiagnosa menderita penyakit di bagian pencernaan.

Dokter pun menyimpulkan perlu dilakukan rawat inap terhadap Romi. Bersamaan dengan itu, KPK melakukan pembantaran tanpa mengurangi masa penahanan Romi.

Febri menjelaskan, hari pertama kembali ke rutan, Romi terpantau dalam kondisi cukup baik. Bahkan, berdasar laporan petugas rutan, Romi bisa berjalan normal dan dapat melakukan kegiatan lain sebagaimana biasa.

Baca: Tokoh Gerakan Suluh Kebangsaan Jenguk Ani Yudhoyono

“Sudah sarapan dan melakukan kegiatan lain. Obat-obat yang diberikan pihak RS sudah dikonsumsi. Untuk hari ini sarapannya bubur ayam,” imbuh Febri.

Romi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Romi diduga menerima suap dari pejabat kantor wilayah (kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur berkaitan dengan pengisian jabatan. Penetapan Romi sebagai tersangka diawali operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya pada Maret lalu. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment