Penasihat Hukum Mantan Kades Passimarannu Sebut Ganti Rugi Rp534 Juta Terlalu Berat


FAJAR.CO.ID, SINJAI — Mantan Kepala Desa Passimarannu, Kecamatan Sinjai Timur, Andi Fajar, telah divonis 2,8 tahun penjara. Selain sanksi kurungan, dia juga harus membayar ganti rugi sebesar Rp534 juta.
Hal itu harus dilakukan karena telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) yang dikelolanya. Jika tidak mampu membayar, maka harta benda yang ia miliki harus disita. Dan, jika harta benda belum cukup maka akan diganti dengan sanksi kurungan selama 1 tahun.
“Ganti rugi itu sudah sesuai dengan kerugian negara yang ditimbulkan atas perbuatannya,” terang Hari Surahman, Kasi Pidsus Kejari Sinjai, Jumat (3/5/2019).
Sementara itu, Penasihat Hukum Andi Fajar, Yusril Jafar, menyebut, jumlah ganti rugi tersebut terlalu berat bagi kliennya. Apalagi beberapa program kerja telah ia laksanakan. Malah Andi Fajar yang rugi.
“Saya sudah kasih pertimbangan ke Andi Fajar untuk banding ke Pengadilan Tinggi soal ganti rugi itu. Tetapi dia masih pikir-pikir, apalagi kita diberi waktu selama 7 hari untuk mempertimbangkan putusan hakim,” tuturnya. (sir)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...