Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Majourity Minta Tindak Tegas Kasus Kekerasan Jurnalis


FAJAR.CO.ID,MAROS — Hari kebebasan pers sedunia atau World Press Freedom Day (WPFD) diperingati sejumlah wartawan dari berbagai media di Maros dengan aksi damai, Jumat, 3 Mei.Dalam aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan Maros Journalist Solidarity (Majourity) ini meminta agar negara serius menindak pelaku kekerasan pada jurnalis yang terus terulang.Bahkan sebagai wujud untuk menjaga kedamaian dan menolak segala bentuk kekerasan pada wartawan mereka mengajak puluhan petugas kepolisian yang melakukan pengawalan untuk saling bergandengan tangan.Koordinator aksi, Bachar Arifin dalam orasinya mengatakan peran media sangatlah penting dalam peradaban dunia.”Ini kita lakukan untuk memperingati hari kebebasan pers sedunia, guna mengingatkan kepada siapapun, betapa pentingnya peran media bagi peradaban dunia. Namun selama ini kondisi yang ada jurnalis masih mendapatkan kekerasan, intimidasi, bahkan terbunuh saat menjalankan tugas. Inilah yang kita kutuk,” tegasnya.Apalagi kata dia, dalam kurun waktu lima tahun terakhir sekitar 295 kasus kekerasan terhadap jurnalis terjadi di Indonesia. (rin)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar