TKN Habiskan Dana Rp606 M, BPN Hanya Rp211 M

Jumat, 3 Mei 2019 10:07

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mengirimkan laporan dana kampanye ke Komisi Pmilihan Umum (KPU) kemarin (2/5).Untuk TKN sebesar Rp606.784.634.772 dan pengeluarannya selama masa kampanye pemilu presiden 2019 sebesar Rp601.355.468.300. Sementara BPN lebih kecil, dari sisi penerimaan maupun penggunaannya.Laporan keuangan tersebut disampaikan Bendahara TKN Wahyu Sakti Trenggono saat menyampaikan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) ke KPU, di Jakarta, Kamis petang.Pada penyampaian laporan tersebut, Trenggono yang didampingi dua wakil bendahara TKN yakni Rerie Lestari Moerdijat dan Shelby Nugaraha Rahman, dari dana kampanye yang diterima tidak seluruhnya dalam bentuk uang tunai, tapi ada juga yang dalam bentuk barang senilai Rp3.782.699.170.Trenggono menjelaskan, dari total pengeluaran dana kampanye, pos terbesar adalah untuk operasional yakni Rp597.923.538.119. Pengeluaran operasional terutama pada, alat peraga kampanye (APK), iklan di media dan penyebarannya, serta kampanye.Sedangkan, pada penerimaan dana kampanye, berdasarkan empat sumber utama yakni, sumbangan dari partai politik Rp79,735 miliar, sumbangan kelompok dari 17 kelompok sebesar Rp251 miliar, dan sumbangan perseorangan dari 252 penyumbang sebesar Rp251 miliar. Ada juga sumbangan dari 40 perusahaan sebesar Rp254 miliar.Ketika ditanya, apakah capres Joko Widodo dan cawapres Ma’ruf Amin memberikan sumbangan, Trenggono mengatakan, tidak memberikan sumbangan.

Bagikan berita ini:
2
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar