Amuk Fani Tewaskan 9 Orang, Kecepatannya 250 km/jam

Sabtu, 4 Mei 2019 - 07:14 WIB
Sebuah pompa bensin dihancurkan oleh angin dari Topan Fani di pinggiran Puri pada 3 Mei 2019. (AP Photo)

FAJAR.CO.ID, ODISHA— Topan Fani – “Ular” di Bengali – menghantam India dan Bangladesh menewaskan setidaknya sembilan orang pada Jumat. Delapan korban diketahui berasal dari negara bagian timur Odisha dan satu di Bangladesh.

Topan Fani menghantam kota dengan kecepatan angin hingga 205 kilometer per jam. Angin bergerak dari bagian utara Teluk Bengal. Ini adalah salah satu topan terbesar yang menghantam India selama bertahun-tahun yang meninggalkan jejak kehancuran yang mematikan.

Pejabat setempat mengatakan badai monster itu sedang bergerak menuju Kolkata.
Dengan adanya pergerakan badai ke Kolkata, daerah itu, yang biasanya ramai berubah sepi pada Jumat malam.

Badai menghantam pantai negara bagian Odisha sekitar pukul 8 pagi di dekat kota suci Hindu Puri, tujuan wisata utama yang menarik jutaan pengunjung setiap tahun. Laporan-laporan media mengatakan ratusan pohon tumbang di Danau Chilika di dekat selatan Puri saat angin kencang pertama datang.

Press Trust of India (PTI) melaporkan, delapan yang tewas di Odisha termasuk seorang remaja laki-laki, seorang wanita yang terkena puing-puing beton dan seorang wanita tua yang menderita serangan jantung di salah satu dari beberapa ribu tempat penampungan yang dipenuhi keluarga.

Pejabat manajemen bencana Odisha Prabhat Mahapatra mengatakan belum ada angka pasti korban yang dikonfirmasi. “Sekitar 160 orang terluka di Puri. Pemberian bantuan kami sedang berlangsung,” katanya kepada AFP. (AFP/amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.