Balai Pelestarian Cagar Budaya Diskusi Kelompok Terumpun

Sabtu, 4 Mei 2019 19:23

Rencananya, kata dia, tahun ini penataannya akan segera dirampungkan. Selain itu juga ada dua materi lainnya yang dipaparkan oleh dua pemateri lainnya yakni hasil monitoring dan evaluasi laju kerusakan lukisan dinding gua yang dibawakan pengkaji cagar budaya BPCB Sulsel, Rustan Lebe.Dalam kajiannya itu sudah dilakukan 3 tahun. Dimana monitoring dilakukan di gua-gua pra sejarah di Maros, Pangkep, Bone, dan Konawe.Rustan mengatakan setelah pihaknya  melakukan kajian selama hampir 5 tahun, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sulawesi Selatan menemukan fakta kerusakan gambar pra sejarah di beberapa situs gua prasejarah yang ada di Pangkep.”Jadi tahun 2015 kita melakukan kajian pelestarian dilima gua kawasan Pangkep untuk mendeteksi kerusakan. Hasilnya kita menemukan 340 gambar. Dari gambar itu ada 315 yang rusak dan yang utuh hanya 25 gambar saja,” katanya.Bahkan tak hanya lukisan nya saja, kata dia, kebanyakan medianya pun mengalami kerusakan 100 persen. “Kebanyakan kerusakannya terjadi pada media atau lapisan batu tempat gambar itu menempel. Bahkan, kerusakannya mencapai 100 persen,” katanya.Kerusakannya sendiri, kata dia, diidentifikasi karena aus, batuan retak, ganggang dan lumut hingga adanya vandalisme.”Penyebab kerusakan ada juga disebabkan oleh faktor alam, seperti aus, ganggang dan batuannya yang retak. Tapi juga ada faktor lain dari manusia seperti vandalisme dan gua dijadikan sebagai kandang ternak warga. Hanya kami belum  bisa menentukan seberapa jauh kerusakan dari intervensi aktivitas manusia itu sendiri,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
5
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar