Manajer Bhayangkara FC Bakal Turun Tangan Usut Wasit Nusur Fadilah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,JAKARTA-- Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, bakal turun tangan mengusut wasit Nusur Fadilah yang memimpin laga melawan PSM Makassar, Jumat (3/5) sore WIB. Menurutnya, Nusur harus ditindak bahkan kalau terbukti bersalah dihukum seumur hidup.Seperti diketahui, laga PSM vs Bhayangkara FC diwarnai kontroversi. Tendangan bebas Anderson Salles yang dalam tayangan ulang melewati garis gawang PSM, tak disahkan menjadi gol oleh Nusur Fadilah.Kondisi itu membuat Sumardji berang. Dia mengatakan wasit terbaik Piala Presiden 2019 itu harus diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola.“Ini (wasit) harus diperiksa. PSSI harus turun tangan. Ini harus ada tindakan, seperti dihukum seumur hidup. Perangkat pertandingan dalam laga Bhayangkara FC vs PSM semuanya harus dihukum. Kalau asisten wasit enggak melihat itu gol ya enggak benar,” ungkap Sumardji.Menurutnya kepemimpinan Nusur mencederai sportivitas dalam sepak bola Indonesia. Bahkan, dia meminta sang pengadil tak lagi dipakai pada Liga 1 2019.“Wasit ini (Nusur) tidak boleh lagi di Liga 1. Kalau dibiarkan tidak akan baik di sepak bola Indonesia. Psikologis pemain jadi ngawur. Ini kelemahan sepak bola kita,” tutup Sumardji. (JPC)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA— Manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, bakal turun tangan mengusut wasit Nusur Fadilah yang memimpin laga melawan PSM Makassar, Jumat (3/5) sore WIB. Menurutnya, Nusur harus ditindak bahkan kalau terbukti bersalah dihukum seumur hidup.

Seperti diketahui, laga PSM vs Bhayangkara FC diwarnai kontroversi. Tendangan bebas Anderson Salles yang dalam tayangan ulang melewati garis gawang PSM, tak disahkan menjadi gol oleh Nusur Fadilah.

Kondisi itu membuat Sumardji berang. Dia mengatakan wasit terbaik Piala Presiden 2019 itu harus diperiksa oleh Satgas Antimafia Bola.

“Ini (wasit) harus diperiksa. PSSI harus turun tangan. Ini harus ada tindakan, seperti dihukum seumur hidup. Perangkat pertandingan dalam laga Bhayangkara FC vs PSM semuanya harus dihukum. Kalau asisten wasit enggak melihat itu gol ya enggak benar,” ungkap Sumardji.

Menurutnya kepemimpinan Nusur mencederai sportivitas dalam sepak bola Indonesia. Bahkan, dia meminta sang pengadil tak lagi dipakai pada Liga 1 2019.

“Wasit ini (Nusur) tidak boleh lagi di Liga 1. Kalau dibiarkan tidak akan baik di sepak bola Indonesia. Psikologis pemain jadi ngawur. Ini kelemahan sepak bola kita,” tutup Sumardji. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...