Mentan Lepas Lada Asal Belitung ke Belasan Negara


“Di tahun 2018 sebanyak 163 frekwensi Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phyosanitary Certificate yang telah diterbitkan di Pangkalpinang. Surat ini sebagai persyaratan negara mitra dagang dan telah menyertai ekspor 2.601 ton lada dengan nilai ekonomi Rp. 156 miliar ke 14 negara tujuan,” katanya.Sementara di periode Januari sampai dengan April 2019, telah tercatat 68 kali eksportasi dengan total 638 ton senilai Rp. 38,2 miliar. Trennya meningkat, sehingga harapannya produksi ke depan lebih meningkat.”Dengan begitu, kejayaan rempah khususnya lada dapat kita raih lagi dari Bangka Belitung,” tukas Ali JamilWakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah apresiasinya atas kinerja Kementan melalui Karantina Pertanian Pangkalpinang yang telah mengawal komoditas unggulan daerahnya ke manca negara. Ia berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementan memberi perhatian khusus bagi subsektor perkebunan di daerahnya, sehingga kejayaan komoditas pertanian asal Bangka Belitung bisa dikembalikan.”Produktivitas lada di Bangka Belitung 2,5 ton per hektar. Produksi 2017 sebesar 34 ribu ton 2018 sebesar 36 ribu ton dan 2019 ditargetkan 43 ribu ton. Ke depan dengan proram Kementan, kami berharap produktivitas dan kualitas bisa naik,” pungkasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...