5 Tahun DP Berkuasa, APBD Habis Rp14 Triliuan, AF: Makassar Salah Arah


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Kepemimpinan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sebbentar lagiberkahir. Tepat 8 Mei 2019 DP akan mengakhiri masa jabatan. Di luar prestasi yang berhasil diraih di antaranya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), gelar Adipura dan lain-lain, namun secara kasat mata DP juga dinilai punya kekurangan mendasar.Kritikan itu disampaikan polikus partai NasDem Akbar Faizal. Diantaranya kata dia, pertumbuhan kota Makassar yang dinilai salah arah.”Teman-teman wartawan, ini bisa Anda kutip. Saya tidak menemukan penjelasan yang cukup dan logis bahwa Makassar bergerak kedepan selama 5 tahun terakhir ini. Kota yang disebut menuju ke cluster kota dunia justru bertumbuh dengan cara yang salah. Seluruh paramater kota maju rontok dalam analisa. Saya berpikir kita perlu memikirkan lain dan dengan orang yang lain pula memimpin kota ini ke depan,” kata Akbar melalui massage intans, Minggu 5 Mei 2019.Selama 5 tahun memimpin Makassar, DP dinilai gagal membawa arah kota seperti yang diidamkan “menuju kota dunia”. Fasilitas publik seperti fasum tak bertambah, begitupula dengan sarana lainnya parkiran dan kondisi pasar.”Ada beberapa orang yg patut mendapat kesempatan spt Syamsu Rizal yang saat ini jadi wawali namun tak mendapat peran,” beber anggota Komisi III DPR-RI ini.Sementara itu, Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta juga mengungkapkan, selama 5 tahun menjabat,diakui banyak capaian didapatkan, namun sejumlah catatan buruk penting diingat. Diantaranya kataAru–sapaan akrab–Farouk M Betta, klaim kota ini “ramah untuk semua”.

Komentar

Loading...