Kesbangpol Garansi Tak Ada People Power di Sulsel


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengumpulkan jajaran FKUB dan tokoh agama di rumah jabatannya, Minggu, 5 Mei. Agenda tersebut untuk penguatan antara umat beragama pasca Pilpres.Beberapa tokoh dari organisasi keagamaan hadir. Ada perwakilan MUI serta sejumlah ormas Islam, Kristen, Hindu, Buddha, serta Konghucu.Semua sepakat, mengutamakan kedamaian, serta menjaga agar semua lapisan masyarakat dan kelompok agama tetap bersatu. Tak ada yang terpecah belah, pasca perhelatan politik.Ancaman, people power akan hasil dari KPU pun mulai muncul ke permukaan, pasca pengumuman hasil pilpres. Ancaman tersebut datang dari kubu capres dan cawapres tertentu, yang menolak hasil pemilu.Akan tetapi, Kepala Kesbangpol Sulsel, Asmanto Baso Lewa meyakini, itu tak akan terjadi di Sulsel. Sejauh ini pihaknya telah melakukan pemantauan, terhadap semua lembaga atau ormas di setiap wilayah.Bahkan pada acara silaturami dengan pemuka agama kemarin, dia juga, mengundang jajaran ormas sebagai upaya untuk meredam hal tersebut.Baca: Real Count KPU 67 Persen, Prabowo Tertinggal 13 Juta SuaraBaca: Info Letkol TNI AD, Rizal Ramli Klaim Kemenangan Prabowo“Tidak ada ancaman People Power di sini, begitupun dengan Ijtima Ulama di Sulsel. Semua sudah mendengungkan persatuan dan kedamaian,” jelasnya.Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman tak tahu menahu hal tersebut. Hanya saja, baginya yang paling penting adalah menjaga kesatuan ummat, untuk menciptakan perdamaian di tengah-tengah masyarakat. (ful)

Komentar

Loading...