MCM Tolak Politisasi Ijtima Ulama

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Ketua Umum Pengurus Besar Masyarakat Cinta Masjid (MCM) Indonesia, Wishnu Dewanto menyampaikan Musyarawah Alim Ulama Cinta Damai Indonesia bersama MCM Indonesia, menolak upaya politisasi dan penyalahgunaan arti Ijtima Ulama untuk kepentingan politik praktis, yang dapat memecah belah ukhuwah islamiyah dan persatuan bangsa, serta membangun upaya-upaya yang inkonstitusional terhadap ideologi Pancasila dan UUD 1945.

“Kami menolak rekomendasi dan desakan Ijtima Ulama yang mengarah pada kepentingan politik praktis,” kata Ketua Umum MCM Indonesia, Wishnu Dewanto saat konferensi bersama KH Ahmad Shodri dan para ulama dan pengurus MCM Indonesia di Jakarta, Minggu (5/5).

Pernyataan MCM Indonesia tersebut merespons rekomendasi Ijtima Ulama III, di antaranya mendesak penyelenggara pemilu untuk mendiskualifikasi pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Menurut Sekretaris Komite Ijtima Ulama dan Tokoh Masyarakat 3, Munarman, banyak kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam Pilpres 2019.

Baca: IPW: Polisi Matisuri, Kejaksaan Lumpuh, Saber Pungli Tak Jelas

Dalam kesempatan itu, Wishnu bersama Kiai Ahmad Shodri mengajak para alim ulama yang tidak arif bijaksana dan yang tidak menggunakan Alquran dan Sunah, sebagai sumber cara berpikir dan berbicara serta tidak menjadikan Rasullah swa sebagai suri teladan utama untuk kembali ke jalan yang benar dan bersama-sama untuk membangun Indonesia.

Selan itu, Wishnu menekankan untuk menjadikan bulan Ramadan yang mulia dan penuh berkah ini sebagai momentum untuk memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah antara Ulama dan Umaro serta warga bangsa demi persatuan dan kesatuan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar