Susi Tenggelamkan 13 Kapal Milik Vietnam, Total 26 Kapal


FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kembali menenggelamkan 13 kapal milik Vietnam di Kalimantan Barat, Sabtu (4/5/2019). Aksi peneggelaman kapal-kapal tersebut sebagai tindakan jera untuk mengatasi masalah penangkapan ikan ilegal di Indonesia.Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, memimpin langsung penenggelaman 13 kapal Vietnam di Kalimantan Barat, bersama dengan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, jajaran kepolisian daerah, kejaksaan, dan TNI AL.Menurutnya, kapal-kapal itu akan ditenggelamkan karena kedapatan menangkap ikan di perairan Indonesia. “Dalam penenggelaman pertama di tahun 2019 ini, Sabtu (4/5), ada 13 dari total 26 kapal yang ditenggelamkan. Sisanya akan ditenggelamkan secara bertahap sepanjang bulan Mei,” kata Susi, kemarin.Susi mengatakan, bahwa penenggelaman kapal adalah satu jalan keluar dari problem penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU fishing), yang telah menghabiskan sumber daya perikanan Indonesia.”Ini way out yang sangat cantik untuk bangsa kita, menakutkan untuk bangsa lainnya. Penyelesaian dengan cara begini harus menjadi sebuah pola,” ujarnya.Susi juga menyatakan, bahwa dirinya telah memanggil perwakilan negara-negara tetangga untuk membicarakan kebijakannya.”Saya panggil dubesnya, semuanya, saya panggil pengusaha uang yang jadi backing-nya, dengan baik-baik, dengan makan siang. Dan ternyata mereka mau kok. Kalau ada yang bandel ya itu kelewatan,” ungkapnya.Jika dahulu beberapa kapal dimusnahkan dengan cara dibakar, kini KKP menggunakan cara penenggelaman. Menurut Susi, peledakan biasanya hanya dilakukan pada satu atau dua kapal untuk menimbulkan efek mengerikan dan efek jera. Itu pun, tidak seluruh bagian kapal yang diledakkan.

Komentar

Loading...