BPN Sambut Baik Wacana Rekonsiliasi, Tapi Nanti Usai Idulfitri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menyambut baik rencana rekonsiliasi usai perhelatan pilpres 2019 ini. Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiande menyampaikan, wacana rekonsiliasi itu menunjukkan bahwa sejatinya tidak ada permasalahan serius di antara kedua kubu dalam pemilu ini.

“Rekonsiliasi, tidak ada masalah. Berkompetisi hal yang wajar, memang kami tidak ada masalah, tidak perlu ada yang diributkan,” ujar Andre, Senin (6/5).

Namun demikian, Andre mengatakan, rekonsiliasi bisa dilakukan usai Idulfitri. Yang artinya, lanjutnya, bisa dilakukan setelah proses rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai.

“Jadi, saya rasa tidak ada yang genting direkonsiliasikan. Nanti kalau akan bertemu juga akan bertemu setelah proses selesai, habis Lebaran,” katanya.

‎Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, bulan suci Ramadan merupakan momentum baik untuk membangun rekonsiliasi. Sebab, perbedaan pilihan di pilpres 2019 telah nyata memecah-belah anak bangsa.

“Pada Ramadan yang penuh berkah ini, saatnya kita hentikan saling caci maki, fitnah, dan tuding-menuding baik di kehidupan nyata maupun di dunia maya. Jauhi diri dari ujaran kebencian dan cobalah untuk mulai saling memaafkan,” ujar Karding.

Baca: Honorer K2: Semoga Allah Angkat Derajat Prabowo-Sandi

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menambahkan, seiring laju perkembangan teknologi, godaan terbesar saat berpuasa bukan lagi sekadar menahan lapar, haus, dan marah. Tetapi juga menahan diri untuk tidak menyakiti dan melukai hati sesama manusia di dunia maya.

Atas dasar itu, Karding berharap masyarakat mengisi bulan Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah. Bukan malah melakukan hal-hal yang bisa mendiskreditkan orang yang memiliki pandangan politik berbeda. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...