35 Petugas Pemilu di Kota Semarang Sakit, 1 Keguguran dan 3 Meninggal Dunia


“Begitu luar biasa tugas dan kewajiban yang telah dilakukan mulai dari persiapan, hari H pemungutan suara hingga penghitungan suara. Karenanya, mari doakan agar para pahlawan demokrasi yang meninggal diberi khusnul khotimah dan mereka yang masih sakit diberi kesehatan dan kesembuhan,” imbuhnya.Tercatat, hingga Minggu malam di Kota Semarang, sebanyak 35 orang mengalami sakit, 1 orang keguguran dan 3 orang meninggal dunia. Kepada masing-masing keluarga KPPS meninggal diberikan santunan sebesar Rp 5 juta dan KPPS yang sakit diberikan santunan sebesar Rp 1 juta.Pada Ramadhan ini, Hendi juga mengajak seluruh jamaah meningkatkan amalan untuk mengambil berkah Ramadhan, seperti dengan bersih-bersih masjid atau Jarik Masjid tiap Jumat, berbuka bersama dan berbagi takjil serta peka menyelesaikan PR sosial dengan bekerja ikhlas, cerdas dan penuh kerja keras.”Masih ada di sekitar kita yang membutuhkan. Kuncinya adalah kekompakan antara Pemkot dengan masyarakat,” ungkap Hendi.Sepakat dengan Walikota Semarang, Ustadz Fahrurozi dalam tausiahnya mengingatkan bahwa Ramadhan ini adalah sekolah atau tarbiyah penting untuk melahirkan pribadi taqwa.Selain memperbanyak amalan positif, Fahrurozi juga mengajak para jamaah untuk mensyukuri berbagai nikmat yang didapat. Sementara terkait rezeki, Fahrurozi mengingatkan bahwa Allah telah menetapkan jatah rezeki bagi setiap hambanya.“Bahkan seekor cicak yang terbatas geraknya hanya merayap di dinding bisa memakan nyamuk yang terbang bebas. Hampir tidak pernah ada cerita cicak jatuh mengejar nyamuk,” ungkap Fahrurozi. (SEN)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...