Calon Ibu Kota Negara Mengerucut ke Sulbar, Ali Baal Sudah Presentasi


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kandidat ibu kota baru sudah dipastikan berada di luar Jawa. Pilihannya mengerucut pada empat provinsi di jantung Indonesia. Yaitu, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Barat. Masing-masing memiliki keunggulan yang menjadikannya layak sebagai ibu kota baru.Hal itu terungkap dari presentasi awal tiga gubernur dan satu perwakilan Provinsi Kaltim kemarin (6/5) di Kantor Staf Presiden.Empat provinsi tersebut dianggap paling sesuai dengan visi pemerataan pembangunan yang diminta Presiden Joko Widodo. Menteri Bappenas, Bambang Brodjonegoro menjelaskan, pembangunan lima tahun ke depan tidak hanya berfokus pada masalah pemindahan ibu kota, tetapi juga menangani persoalan pemerataan pembangunan.Karena itu, idenya adalah merancang kota yang tidak akan menyaingi Jakarta. Jakarta akan tetap menjadi pusat bisnis dan keuangan. ”Jadi, nanti BI, OJK, BKPM, misalkan, tetap berlokasi di Jakarta,” terangnya. Pusat pemerintahan cukup menjadi rumah bagi eksekutif, legislatif, yudikatif, dan kedutaan besar negara sahabat.Awalnya, ada tiga alternatif usul. Pertama, membuat distrik pemerintahan yang terkonsentrasi di istana, Monas, dan sekitarnya. Kedua, memindahkan ibu kota ke wilayah dekat Jakarta. Seperti halnya Putrajaya di Malaysia dan calon ibu kota Mesir yang baru di dekat Kairo. Alternatif ketiga lebih ekstrem, yakni memindahkan ibu kota ke tempat baru.Dari situ, presiden menyatakan bahwa pemerintah tidak hanya memindah ibu kota, tetapi juga berbicara soal pembangunan wilayah Indonesia. Dari situlah diputuskan untuk mengambil alternatif ketiga demi mengurangi kesenjangan antara Jawa dan luar Jawa.

Komentar

Loading...