Jatah Kursi Senayan Disapu Bersih Parpol Pengusung Prabowo

Selasa, 7 Mei 2019 - 13:20 WIB

FAJAR.CO.ID, SUMBAWA–PKS kemungkinan besar meraih satu kursi DPR RI dari Dapil I NTB, Pulau Sumbawa. Sementara dua kursi lainnya untuk Gerindra dan PAN.

Hasil ini menurut Politikus PKS, Johan Rosihan, sesuai dengan rekapitulasi internal yang dilakukan partinya. Di dapil NTB I Sumbawa, seperti diketahui ada tiga kursi tersedia. Gerindra disebut memperoleh 121.149 suara. Di urutan ke dua PKS meraih 100.986 suara. Sedangkan di posisi ketiga PAN dengan 89.796 suara. “Saya melihat ini seperti sapu bersih kemenangan koalisi 02 di Sumbawa,” kata Johan.

Seperti diketahui, Gerindra, PKS, dan PAN merupakan partai yang mendukung presiden pasangan 02. Tiga partai ini berbagi rata satu kursi di Pulau Sumbawa. Sekalipun kemudian Johan menyebut yang paling dapat berkah dari pilpres kali ini Gerindra.

Sedangkan PKS hanya kecipratan efek lebih kecil. “Kalau kami lihat lebih besar pengaruh kemenangan ini karena sosok Gubernur NTB kader PKS itu yang bantu dongkrak,” imbuhnya.

Peluang raihan ini, melengkapi potensi raihan PKS juga di dapil II NTB Pulau Lombok yang berpeluang dapat satu kursi juga. Atas nama Suryadi Jaya Purnama (SJP). Peluang ini membuat Johan bangga. Karena berpeluang bersama di Senayan Jakarta. “Saya dengan beliau (SJP) selalu bersama, sejak masih kuliah dulu,” catatnya.

Ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar, belum mau mengait-ngaitkan suksesi tiga partai pendukung capres dan cawapres 02 berjaya di Sumbawa, sebagai kemenangan koalisi. “Nanti kita bicara efek dulu,” kilah Muazzim.

Baca: Jokowi Tinjau Provinsi Calon Ibu Kota Negara

Saat ini yang terpenting menurut dia mensyukuri peluang itu. Lalu mengawal proses rekapitulasi di setiap tingkatan dengan maksimal. Jangan sampai ada suara partai yang tercecer. Sebab itu, menentukan kemenangan partai. “Alhamudulilah kita syukuri, iya benar Pak HM Syarifudin,” jelasnya.

Muazzim melihat PAN berpeluang dapat satu kursi di sana karena memang partai ini pada tahun 2014 silam sebagai pemenang pemilu. Karenannya menurut dia wajar jika akhirnya satu kursi bisa diamankan. “Karena di empat daerah di sana, PAN menguasai pimpinan dewan dan wakil pimpinan dewan,” tandasnya. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.