Bombardir Gaza, Komisi I Kutuk Zionis Israel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Israel kembali menodai bulan suci Ramadan, bukan hanya membunuh warga Palestina di Gaza, Palestina, juga melukai seluruh umat Muslim dunia dengan serangan brutalnya kepada warga Gaza yang telah mensyahidkan puluhan warga Gaza, perempuan, dan anak-anak. Termasuk menghancurkan bangunan kantor media, relawan kemanusiaan, dan pemukiman warga Gaza, Palestina.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari mengutuk tindakan biadab zionis Israel terhadap umat Islam Palestina di Gaza yang tidak bersalah, dan meminta dunia khususnya PBB di mana Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan agar memberikan perlindungan kepada Umat Islam di Palestina.

“Saya sebagai Ketua Komisi 1 DPR RI menyatakan Israel Biadab! Zionis secara keji membombardir Gaza diawal Ramadan yang semua Umat Islam menyucikannya, saya meminta Indonesia yang menjabat sebagai Presiden DK PBB untuk satu bulan ke depan, mengambil tindakan dengan menyeret Israel ke pengadilan internasional atas pembunuhan terhadap warga Gaza, jangan posisi DK PBB hanya aksesoris saja perjuangkan kemerdekaan Palestina di dalam bulan Ramadan ini,” kata Abdul Kharis dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (8/5).

Menurut politikus PKS ini, gencatan senjata yang disepakati antara Hamas dan Israel hanya menghentikan sementara kejahatan zionis, perlu langkah berani Indonesia dan bersama-sama negara Muslim dunia menghentikan semua kekerasan, kebrutalan, kekejaman, dan ketidakadilan di Palestina yang sudah berpuluh-puluh tahun dilakukan Israel.

“Indonesia mendukung gencatan senjata di Gaza, namun perlu diingat bumi Palestina belum sepenuhnya terbebas dari penjajahan zionis Israel yang mereka dapat setiap waktu dengan seenaknya membunuh dan membantai saudara kita muslim Palestina, langkah nyata perlu segera dilakukan selagi Indonesia masih menduduki posisi penting dalam Dewan Keamanan PBB,” tegas Kharis.

Situasi di zona perbatasan Gaza-Israel telah memanas sejak Maret 2018, tepatnya ketika warga Palestina menggelar aksi bertajuk Great March of Return alias Gerakan Pulang Akbar.

Baca: Imbas Bom Paskah, Warga Muslim Sri Lanka Mulai Diteror

Baca: Bombardir Gaza dengan 600 Roket, Ibu Hamil Pun Meninggal

Anggota DPR asal Solo ini, memastikan Indonesia selalu bersama Palestina membela perjuangan Rakyat Palestina, hingga tidak ada lagi penjajahan di atas muka bumi.

“Buka Blokade terhadap Gaza, kekerasan yang terus dipertontonkan Israel terhadap orang-orang tak bersalah adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Karena itu, Indonesia akan terus membela Rakyat Palestina sesuai amanah konstitusi dan sudah termaktub dalam pembukaan UUD 1945 bahwa kemerdekaan adalah Hak segala Bangsa, oleh karena itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, Merdeka untuk Palestina!,” pungkas Kharis. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...