Jangan Pulang Duluan, Salat Witir Bersama Imam Mendapat Pahala Lebih Baik

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jangan ngacir sebelum witir (bersama imam saat salat tarawih). Maksudnya adalah ada sebagian kaum muslimin ketika salat tarawih telah selesai dan akan salat witir bersama imam. Mereka tidak ikut salat witir bersama imam, karena akan hendak salat malam lagi nanti malam. Mereka berkeyakinan jika sudah salat witir, tidak boleh salat malam lagi karena witir adalah penutup salat malam.

Hal ini kurang tepat jika berkeyakinan tidak boleh salat malam lagi setelah shalat witir. Jika demikian, ia akan kehilangan keutamaan yang besar, yaitu mendapat pahala salat semalam suntuk jika ikut salat sampai selesai bersama imam.

Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻡَ ﻣَﻊَ ﺍْﻹِﻣَﺎﻡِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻨْﺼَﺮِﻑَ ﻛُﺘِﺐَ ﻟَﻪُ ﻗِﻴَﺎﻡُ ﻟَﻴْﻠَﺔ

“Barang siapa shalat malam bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya (pahala) shalat satu malam (penuh).”

(1) Dalam fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah dijelaskan,

ﺇﺫﺍ ﺻﻠﻴﺖ ﻣﻊ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﺘﺮﺍﻭﻳﺢ : ﻓﺎﻷﻓﻀﻞ ﺃﻥ ﺗﻮﺗﺮ ﻣﻌﻪ ؛ ﻟﺘﺤﺼﻞ ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺟﺮ ﺍﻟﻜﺎﻣﻞ

“Jika engkau shalat bersama imam shalat tarawih, lebih afdhal engkau shalat witir bersama imam agar mendapat pahala sempurna (salat semalam suntuk).”

(2) Memang benar, ada hadits yang dzahirnya adalah memerintahkan agar menjadi witir sebagai akhir shalat/penutup shalat. Yaitu hadits,

ﺍﺟْﻌَﻠُﻮﺍ ﺁ ﺧِﺮَﺻَﻠَﺎ ﺗِﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻭِﺗْﺮًﺍ

“Jadikanlah akhir shalat kalian pada malam hari adalah shalat ganjil (Witir)”

(3) Ibnu Hazm menjelaskan bahwa ini hanyalah anjuran saja bukan suatu keharusan. Beliau berkata

ﻭﺍﻟﻮﺗﺮ ﺁﺧﺮ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺃﻓﻀﻞ . ﻭﻣﻦ ﺃﻭﺗﺮ ﺃﻭﻟﻪ ﻓﺤﺴﻦ , ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻮﺗﺮ ﺟﺎﺋﺰﺓ , ﻭﻻ ﻳﻌﻴﺪ ﻭﺗﺮﺍً ﺁﺧﺮ ﺍﻫـ .

“Witir di akhir malam ini lebih afdhal. Barangsiapa yang witir di awal malam termasuk kebaikan juga, shalat malam lagi setelah witir hukumnya boleh dan tidak diulangi witir lagi (witir dua kali).”

(4) Demikian juga penjelasan An-Nawawi, beliau berkata,

ﺇﺫﺍ ﺃﻭﺗﺮ ﺛﻢ ﺃﺭﺍﺩ ﺃﻥ ﻳﺼﻠﻲ ﻧﺎﻓﻠﺔ ﺃﻡ ﻏﻴﺮﻫﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺟﺎﺯ ﺑﻼ ﻛﺮﺍﻫﺔ ﻭﻻ ﻳﻌﻴﺪ ﺍﻟﻮﺗﺮ ,

“Jila seseorang telah shalat witir kemudian ingin shalat sunnah lagi malamnya, hukumnya boleh dan tidak makruh, tetapi tidak mengulangi shalat witir lagi.”

(5) Setelah shalat witir memang tidak boleh mengulangi shalat witir kembali, karena tidak boleh ada shalat witir dua kali dalam satu malam. Akan tetapi masih boleh shalat malam secara umum.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻻَ ﻭِﺗْﺮَﺍﻥِ ﻓِﻲْ ﻟَﻴْﻠَﺔٍ

“Tidak ada dua Witir dalam satu malam”

Salat witir ternyata tak hanya dilakukan usai mengerjakan shalat tarawih. Salat witir juga dianjurkan untuk dilakukan usai melakukan shalat sunnah malam seperti tahajud. Salat witir bertujuan mengganjilkan shalat yang dikerjakan.

Salat witir adalah salat sunnah dengan jumlah rakaat ganjil yang dikerjakan untuk menutup ibadah salat sunnah yang dikerjakan di hari itu. Jika Anda telah selesai menjalankan salat sunnah sunnah dan tidak bermaksud mengerjakan salat sunnah lainnya, disarankan untuk menutupnya dengan shalat witir.

Salat witir merupakan salah satu salat sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan. Disebut salat witir karena jumlah rakaatnya ganjil. Sebenarnya, salat witir lazimnya dikerjakan dengan 3 rakaat. Namun jika kondisi fisik tidak memungkinkan, mengerjakan salat witir sebanyak 1 rakaat juga tidak dilarang. (aci)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...