Jenguk Pasien RSJ yang Makan Bagian Tangannya, Khofifah Bagi Tasbih

Rabu, 8 Mei 2019 - 09:02 WIB

FAJAR.CO.ID, SURABAYA–Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjenguk Fitriani, pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya yang gangguan jiwa skizofrenia dengan memakan bagian tangannya sendiri, Selasa (7/5). Uniknya mantan Menteri Sosial ini mendapatkan doa dari pasien saat melihat bagian ruang lainnya.

Didampingi Direktur RSJ Menur dr Herlin Ferliana dan Kepala Dinas Sosial Jatim, Sukesi, Khofifah melihat kondisi Fitriani saat dirawat di ruang geriatri dan organik. Menurutnya, penanganan Fitriani perlu diberikan pendampingan (after care) serta perawatan secara berkelanjutan. “After care sangat dibutuhkan Fitriani setelah melakukan perawatan secara intensif. Fitriani membutuhkan penanganan yang berkelanjutan baik pada saat mengkonsumsi obat hingga menjaga pada sisi psikologisnya,” katanya.

Khofifah mengatakan, selama dirawat kurang lebih 15 hari, Khofifah melihat terdapat kemajuan signifikan pada diri Fitriani. Ia menyimpulkan Fitriani sangat ingin pulang karena sudah rindu neneknya. Ke depan, Pemprov Jatim akan terus melakukan komunikasi dengan Puskesmas kemudian dengan Polindes yang ada di Kediri. Harapannya, bisa memastikan ada yang menjaga keteraturan dari obat yang harus dikonsumsi.

Baca: Pembentukan THN Dituding Upaya Kriminalisasi Pemikiran

Usai mengunjungi Fitriani, Khofifah membagikan tasbih kepada pasien RSJ Menur. Tasbih, menurut Khofifah merupakan alat yang sangat baik untuk melatih konsentrasi bagi pasien dengan tatapan mata yang kosong. “Kenapa saya memberikan tasbih ini, karena yang saya lihat itu adalah tatapan mata kosong. Biasanya mereka memainkan tangan dan diputar seperti sedang berzikir. Jika mereka diberi tasbih akan membantu dan melatih konsentrasi,” terangnya.

Khofifah sempat mengajak pasien untuk bersalawat. Senyum sumringah terpancar jelas dari wajah pasien ketika Khofifah menyapa satu persatu. “Ini Bu Khofifah yang Gubernur Jatim itu kan? saya doakan ya bu semoga jadi pemimpin yang baik dan amanah di Jatim,” ujar salah satu pasien. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.